(Untitled) 1.0

**disclaimer: taken from my bestfriend notes at facebook** (scenic)

To be able to stand up straight, and always face life with a smile…
Don’t know when I can actually achieve that…

Looking back at the years that’s passed,
realising how much I’ve grown…
but still,
that impatience,
that feeling of “I’m still soo far away from where I need to be…
and nowhere closer to who I need to become…”,
comes back to me every now and then,
as if it has never actually gone away…

Time and time again,
I tell myself to be patient… with me…
but still,
I turned out to be the worst patient I can have…
hesitant… but also soo damn stubborn…

It’s been a while since my birthday,
but I think I’d like to add one more wish…
“If in the first 25 I only got around getting to know me…
may in the next 25 I can get around accepting and loving me, for who I am…”
Amiinn…. :)

kami berdua emang cukup mirip, baik fisik maupun yang lain2 (kalo ndak salah pas test IQ pas SMA dulu hasilnya juga mirip) dimulai dari ulang tahun yang tanggalnya berdekatan (dita tgl 10 dia tgl 15), rumah kami juga berdekatan..

Ternyata ndak hanya sampai disitu saja masalah kemiripan kami… bahkan masalah hati pun kami mirip… saat ini kami berdua sedang dilanda suatu masalah hati (kasus nya kebetulan kali ini berbeda) masalahnya walau kasus berbeda tidak membuat apa yang kami rasakan jadi beda juga…  curahan hatinya di notes pesbuk tersebut pada saat yang sama juga mewakili perasaan dita secara tepat, percis, plek!! ndak tau kenapah, padahal kami ndak janjian untuk mellow bareng…

sangat bodoh kalo dikatakan “saya tidak atau belum mencintai diri saya” dulu sekali saya pernah sangat mencintai diriku… dengan segala kekurangan dan kelebihannya… saat masih naif. tapi saat ini, dita lagi dalam taraf ndak bisa nerima diri sendiri aja kali… seperti di tret plurk dita tadi pagi “right now, I’m just trying to love myself… again” after ‘quarter of a century’ and I think now I know who am I, I must try to love my self too…

and yes, seperti di plurk dita malam ini “I can’t ever trust GOD’s creature named `men`” mahluk yang berjenis kelamin lelaki itu cukup berperan dalam merusak segalanya … kenapa dan bagaimananya, cukup dita yang tau… dibilang trauma sih ndak, yang jelas terluka mungkin.. kalo saat ini ada beberapa orang yang menilai dita ‘player’, it’s up to him, baby… I don’t care… I just wanna have fun with my self right now… persetan dengan segala keinginan menikah muda dan punya anak 7. saat ini girl just wanna have fun. (haha) so kalo kelihatannya flirting sana sini maap yah… (ninja) lagi bosen kok sama cowo… (woot) eh bukan berarti ganti haluan sama cewek loh…
just wanna be alone right now… :-)

dita lagi berusaha memahami mahluk yang bernama lelaki ituh, sekalian berusaha memahami diri sendiri. dita tau, saat kita tidak bisa mencintai diri kita sendiri, kita tidak akan pernah bisa mencintai orang lain (ini general loh yah, bukan hanya pacar)..

dimanakah diriku berada?? I just loose my self.. kalo cinta ilang bisa dicari gantinya… kalo harga diri yang terluka, kemana mencari penggantinya?? (okok)

*bersambung*

8 comments

Comments are closed.