Tangled (Rapunzel)

Rapunzel film Disney terbaru yang tayang di Indonesia, seharus nya berjudul Tangled (Terjerat). Film animasi ke-50 Disney yang diisi suaranya oleh mantan penyanyi remaja Mandy Moore dan Zachary “Chuck” Levi diadaptasi dari kisah fairytale karangan Brothers Grimm dengan judul yang sama yaitu Rapunzel. Film dengan budget terbesar sebagai film animasi yaitu menghabiskan dana 260 milyar dolar, mengisahkan tentang Rapunzel with a twist! Ah, also in 3D. Bukan Disney namanya kalau biasa-biasa saja.

AWAS SPOILER!!

Alkisah ada seorang wanita tua bernama Gothel yang menjadi saksi mata sinar matahari yang jatuh ke bumi dan menjelma menjadi sebatang bunga ajaib yang bisa membuat orang (dia) menjadi muda terus hanya dengan bernyanyi kepada bunga tersebut. Berabad kemudian, ratu dari sebuah kerajaan yang terletak tak jauh dari bunga ajaib tersebut jatuh sakit. Sedangkan sang ratu sedang mengandung, pengawal nya tidak sengaja menemukan bunga tersebut dan membawanya kepada sang Ratu. Bunga tersebut menyembuhkan penyakit sang ratu dan kemudian Ratu melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Rapunzel. Ternyata rambut emas Rapunzel mewarisi “kekuatan” yang sama dengan bunga ajaib yang diminum ibu Ratu.

Pada suatu malam Gothel datang hendak mengambil kembali khasiat bunga ajaib “nya” dulu dengan memotong rambut si bayi ajaib, tapi sayang ternyata bila rambut nya dipotong maka khasiat dan keajaiban rambut tersebut akan hilang. Sehingga Gothel akhirnya memutuskan buat menculik sang bayi dan membesarkan nya sebagai ganti bunga ajaib yang diambil pengawal kerajaan.

18 tahun kemudian, Rapunzel sudah menjadi remaja. Dia ingin sekali keluar dari menara tempat dia dikurung seumur hidup untuk menyaksikan pelepasan lentera yang terjadi setahun sekali tepat pada hari ulang tahun nya. Selama ini ia hanya bisa menyaksikan melalui jendela menara nya saja. Lentera tersebut ternyata memang dilepas dan dirayakan setiap tahun ketika hari kelahiran sang Putri yang hilang. Tetapi Gothel menolak permintaan Rapunzel dengan mengatakan berbagai bahaya yang ada di Luar sana, dan sebaik nya Rapunzel tetap ada dimenara selama nya.

Sementara Gothel keluar, seorang pencuri bernama Flynn Rider bersama sepasang pencuri kembar mencuri tiara sang Putri yang hilang dari dalam Kerajaan. Setelah berhasil mengelabuhi si kembar, Flynn kabur dari kejaran pengawal istana dan kejaran Maximus (kuda sang panglima yang terpisah dari penunggang nya), Flynn tiba dibawah menara Rapunzel. Merasa menara tersebut sebagai tempat persembunyian yang aman, Flynn memanjat menara tersebut. Apes, Rapunzel menghantam nya dengan wajan teflon.

Flynn yang mengira itu menara tanpa penghuni di tawan oleh Rapunzel dan Pascal (bunglon peliharaan Rapunzel). Rapunzel setelah ditolak mentah-mentah oleh Gothel dan berhasil “mengusir” ibu nya agar memberi nya cat dari kerang yang lama pergi beli nya 3 hari perjalanan, mengadakan pertukaran dengan Flynn agar dia mau mengantar nya melihat festival lentera, baru nanti tiara nya dia kembalikan.

Dari sinilah petualangan dimulai. Perjalanan menuju kerajaan dipenuhi oleh pergulatan bathin Rapunzel, disatu sisi dia senang karena bisa meninggalkan menara, disisi lain dia sedih karena mengecewakan ibu nya. Dalam perjalanan ini pulalah. Kita ketahui secuplik tentang latar belakang Flynn Rider.

Lalu bagaimanakah akhirnya film ini? Akankah Rapunzel berhasil sampai ke kerajaan dan melihat festival lentera? Apakah Rapunzel pada akhirnya kembali kepangkuan kedua orang tua kandung nya (Raja dan Ratu)? Bagaimana nasib Flynn sang Pencuri? Silahkan kalian saksikan langsung di bioskop-bioskop terdekat; lebih asik kalo nontom yang 3D.

Seperti dalam setiap film Disney yang selalu mengandung pesan moral, nah ini beberapa pesan yang Dita tangkap setelah 2 kali menonton film ini..

Pertama, se”jahat-jahat”nya orang tua kita dalam bayangan kita, orang tua tetaplah ingin yang terbaik bagi anaknya. Disini digambarkan dengan Gothel yang menyekap Rapunzel dalam menara tinggi yang tidak bisa dimasuki oleh siapapun. Karena dunia diluar sana penuh dengan kejahatan, tanaman beracun, pasir hisap, pembunuh berdarah dingin, binatang buas, dan wabah penyakit. Yang juga di ceritakan dengan baik lewat soundtrack nya yang berjudul “Mother knows Best”.

Kedua, sebagaimana tergambar dari lagu “I’ve Got a Dream”, bahwa setiap manusia mau sejahat apapun dia, pasti dulu nya adalah anak manis atau orang biasa yang memiki impian, terkadang kerasnya hidup menggerus impian tersebut, dan tugas kitalah yang harus terus menjaga agar impian kita tidak pernah punah.

Ketiga, sejahat-jahatnya manusia, tidak ada kesalahan yang tidak bisa kita tebus. Bertobatlah sebelum terlambat, dan keluarlah dari lingkungan yang menjerumuskan kita ke hal-hal yang tidak benar, dan kembalilah tebuslah dengan hal yang baik dan benar.

Keempat, melalui lagu “I See the Light” digambarkan bahwa terkadang kita terpaku pada hal-hal menyilaukan yang kita lihat diluar sana, padahal sumber kebahagian kita berada tepat di dekat kita. Hal ini bisa terjadi dalam berbagai kejadian di hidup kita, termasuk jodoh.. Kadang kita silau melihat cowo/cewe yang cantik/ganteng tapi sangat jauuuh dan kita harapkan, padahal jodoh sejati kita mungkin teman sendiri yang selama ini setia menemani dan mendampingi kita dalam suka dan duka. #curcol

By the way, this is my Favorite quote:

Gothel: I love you so much dear
Rapunzel: I love you more
Gothel: I love you most

So sweet…. Well, I hope someday, someone will wispher those lines to my ears… :)

7 comments

  1. Adina Rahmayanti says:

    Terjemahan fil memang punya aturan sndiri kali ya dit?..kmrn aja harry potter the deadly hollows..means relikui.. *sampe skrg ga tau arti "relikui* h

  2. Adina Rahmayanti says:

    Terjemahan fil memang punya aturan sndiri kali ya dit?..kmrn aja harry potter the deadly hollows..means relikui.. *sampe skrg ga tau arti "relikui* hahah..

Leave a Reply

CommentLuv badge