Financial Planning for Entrepreneur by Prita Ghozie

prita3Menyambung postingan sebelumnya mengenai Financial Planning by Prita Ghozie di #RoadShow2 nya Entrepreneur Festival 2013, kali ini Dita bakal menuliskan mengenai FinPlan for Entrepreneurnya.

Kata mba Prita Ghozie, kalau mau investasi sekaligus nabung buat modal usaha, harus bisa menyisihkan 50% dari penghasilan / bulan, sontak di ikuti oleh teriakan TIDAAAAAK oleh peserta. Kenapa? Karena pembagiannya: 10% dana darurat, 10% dana pensiun, 30% buat bisnis.

Kalau kita mau bikin bisnis plan, yang pertama harus diketahui adalah “driver nya apa? (Beban langsung nya apa?)”

Contoh: Kalau buat kue, beban langsung: bahan buat kue & transport; Beban umum: gaji pegawai, listrik, dll; Variable cost: marketing, dll.

Lalu buat proyeksi. “Kalau saya berhasil jualan 10 efeknya ke driver cost-nya berapa agar tau margin laba kotor”. Margin laba kotor gak boleh berubah berapapun jualan kita, sedangkan laba operational bisa berubah.

Continue reading →

Financial Planning by Prita Ghozie

prita3Jadi begini, belakangan ini, saya lagi suka banget dateng ke acara-acara seminar, talkshow atau bahkan workshop apapun asal tema nya menarik dan berguna bagi kehidupan nusa dan bangsa. Eh, salah, maksudnya asal beguna bagi kelangsungan dan kelancaran sama depan saya. Nah, Sabtu dua minggu lalu (9 Maret 2013) Entrepreneur Festival 2013 mengadakan #RoadShow2 nya di Marco Padang Grill, Setiabudi One, yang bertema Financial Planning for Entrepeneur by Prita Ghozie. Berhubung, saya selalu takut untuk memulai usaha karena salah satu alasannya adalah urusan dana dan modal, maka saya bersikukuh, untuk mendaftar dan mencoba memetik sedikit ilmu sekaligus untuk meyakinkan diri saya bahwa everything is gonna be alrite.

Sebelum kita menuju Financial Planning for Entrepreneur, mari kita bahas sisi Financial Planning-nya dulu. Menurut mba Prita, ada 7  Tahap keuangan yang sebaiknya dimiliki oleh setiap individu, sebelum dia mulai melakukan hal-hal lainnya, ketujuh tahap tersebut adalah:

- Punya rencana keuangan,
– Hapus utang (kartu kredit),
– Siapkan dana darurat (besarnya setiap individu berbeda),
– Mulai investasi (bukan tabungan ya),
– Membangun aset aktif,
– Menerima penghasilan pasif, dan
– Tetap sejahtera.

Lalu, setelah kita mendapatkan penghasilan/gaji, tapahan apa saja yang harus kita lakukan? Mengatur penghasilan keuangan. Gimana caranya, mulailah dengan membaginya menjadi beberapa hal dibawah ini..

Continue reading →