<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dita&#039;s Pensieve&#187; oscar lawalata</title>
	<atom:link href="http://di-ta.com/tag/oscar-lawalata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://di-ta.com</link>
	<description>a place to store and review my random memories</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 13:58:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cita Swarna Bumi Sriwijaya at JFW 10/11</title>
		<link>http://di-ta.com/cita-swarna-bumi-sriwijaya-at-jfw-11/</link>
		<comments>http://di-ta.com/cita-swarna-bumi-sriwijaya-at-jfw-11/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 03:47:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairyteeth</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Chossy Latu]]></category>
		<category><![CDATA[Cita Tenun Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Denny Wirawan]]></category>
		<category><![CDATA[Era Soekamto]]></category>
		<category><![CDATA[Luwi Saluadji]]></category>
		<category><![CDATA[Oka Diputra]]></category>
		<category><![CDATA[oscar lawalata]]></category>
		<category><![CDATA[Priyo Oktaviano]]></category>
		<category><![CDATA[Sebastian Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Stephanus Hamy]]></category>
		<category><![CDATA[Tayada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imnotfashionista.com/?p=974</guid>
		<description><![CDATA[Di hari ketiga penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2010/2011, Bank BNI bekerjasama dengan CitaTenun Indonesia menampilkan 10 koleksi dari desainer ternama Indonesia Chossy Latu, Denny Wirawan, Era Soekamto, Luwi Saluadji, Oka Diputra, Oscar Lawalata, Priyo Oktaviano, Sebastian Gunawan, Stephanus Hamy dan Tayad. Setiap desainer menggelar koleksi dengan menggunakan bahan tenun seperti songket Palembang dan tenun Blongsong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di hari ketiga penyelenggaraan <a href="http://www.jakartafashionweek.co.id/2011/id/"><strong>Jakarta Fashion Week 2010/2011</strong></a>, Bank BNI bekerjasama dengan CitaTenun Indonesia menampilkan 10 koleksi dari desainer ternama Indonesia<strong> Chossy Latu, Denny Wirawan, Era Soekamto, Luwi Saluadji, Oka Diputra, Oscar Lawalata, Priyo Oktaviano, Sebastian Gunawan, Stephanus Hamy</strong> dan <strong>Tayad</strong>. Setiap desainer menggelar koleksi dengan menggunakan bahan tenun seperti songket Palembang dan tenun Blongsong hasil karya mitra binaan BNI yang tergabung dalam sentra usaha Kampoeng BNI Tenun Sumatera Selatan. Dengan tema “Cita Swarna Bumi Sriwijaya” yang menggambarkan keindahan kain dari wilayah Sriwijaya yang ditransformasikan menjadi busana yang masa kini dan berdaya pakai tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kampoeng BNI sendiri diresmikan pada Februari 2010 lalu, dan merupakan program pemberian kredit kemitraan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan perbaikan lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat di daerah yang sulit terjangkau.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Stephanus Hamy</strong> dengan <em>&#8220;Swarna Dwipa&#8221;</em><br />
Tetap tampil memikat dengan jaket dan blazer yang menjadi ciri khasnya, but this time&#8217;s very colorful and chic.  Ia mengubah kain tenun Blongsong menjadi busana yang feminin, seperti rok lebar dan dress yang jatuh di bawah dada. And look at those wonderful and colorful shoes.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/stephanus1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-976" title="stephanus1" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/stephanus1.jpg" alt="" width="605" height="304" /></a></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Tayada</strong> dalam <em>&#8220;Contradictive&#8221;</em><br />
brand yang dipawangi oleh tiga desainer muda, menampilkan busana siap pakai untuk anak muda yang energetik. menampilkan koleksi yang playful dan sangat muda. Penuh warna-warna berani seperti merah terang, biru tua, sampai warna yang lebih soft seperti biru muda dan pink. Semuanya dipadukan ke dalam hot pants, summer dress, bolero, dan atasan lainnya dengan potongan asimetris yang terlihat sangat wearable and cute.</p>
<p style="text-align: center;"><span id="more-974"></span><br />
<a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/tayada1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-978" title="tayada1" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/tayada1.jpg" alt="" width="580" height="291" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sebastian Gunawan </strong>masih dengan <em>&#8220;<a href="http://di-ta.com/bubble-girl-by-sebastian-gunawan-at-jfw11/">Bubble Girl</a>&#8220;</em> nya<br />
Seba melalui label yang ditujukan untuk anak-anak perempuan yang ingin tampil gaya namun juga tidak melupakan sisi fun dan playful, membuktikan bahwa kain tenun tidak hanya pantas dipakai oleh orang dewasa. Untuk busana anak pun tak kalah cantik apalagi dalam warna-warna pastel yang ceria dan sesuai dengan jiwa anak-anak yang polos dan penuh kegembiraan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/seba2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-980" title="seba2" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/seba2.jpg" alt="" width="602" height="602" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Era Soekamto</strong> dengan <em>&#8220;Cakrawala&#8221;</em><br />
Menampilkan busana siap pakai seperti cocktail dresses serta outter yang kaya detail untuk wanita aktif namun elegan. Dalam siluet yang feminin namun dewasa, chic dan berkesan kuat dengan warna-warna hangat seperti jingga, merah tua, dan ungu tua. Ada yang menarik dalam koleksi ini, yakni berbagai aksesoris etnik dan antik di busana-busana  rancangannya sehingga tampil berbeda.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/era2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-981" title="era2" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/era2.jpg" alt="" width="573" height="288" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Chossy Latu</strong> dengan <em>&#8220;Songket the New Look&#8221;</em><br />
menampilkan 12 koleksi yang didominasi warna hitam dan putih yang elegan, yang terinspirasi dari gaya Vintage Glamor tahun 30-an, mengajak kita kembali ke masa lalu, ke era neo-klasik di belahan barat. Kain songket berwarna hitam, putih dan silver sungguh klasik namun juga elegan, di implementasikan dalam bentuk dress dan berbagai jenis pakaian lain bergaya vintage. Sungguh perpaduan yang unik antara Barat dan Timur.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/chossy1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-985" title="chossy1" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/chossy1.jpg" alt="" width="605" height="304" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Denny Wirawan</strong> dengan<em> &#8220;Retro Stile Romantico&#8221;</em><br />
Masih berada dalam atmosfir masa lalu, Denny Wirawan menampilkan koleksi bernuansa tahun 50-an yang diinspirasikan oleh bintang Hollywood Audrey Hepburn dengan gaya rok lebarnya. Model-model dengan rambut yang menggembung ke atas berjalan dengan gaun pesta rancangan yang colorful dan genit, terlebih salah satu model nya <strong>Ilmira</strong> mendapatkan Surprise dari suami tercinta <strong>Teuku Zacky</strong> yang datang membawakan sebuket bunga ke atas runway dari arah photografer area, menambah suasana romantis.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/denny1a.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-987" title="denny1a" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/denny1a.jpg" alt="" width="566" height="544" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Priyo Oktaviano</strong> dengan label nya <em>&#8220;Spous&#8221;</em><br />
Priyo kembali memberi inspirasi kepada dunia fashion dengan mengangkat keindahan etnik dari Timur. Penonton begitu terhibur dengan disain nya yang begitu berkarakter. Diiringi musik yang terdengar etnik, semakin menambah kuat karakter tiap busana yang diperagakan. Kali ini Priyo ingin mengajak kita berkeliling ke dataran nun jauh disana, ada yang bertemakan Mexico, Tibet hingga Jepang. Sebagai sentuhan akhir, sekaligus kejutan, Priyo mempersembahkan kimono Jepang dengan menggunakan bahan tenun Indonesia. Paduan unik yang ternyata luar biasa memukau!</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/priyo1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-988" title="priyo1" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/priyo1.jpg" alt="" width="611" height="334" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Luwi Saluadji</strong><br />
Seperti biasa mas Luwi menampilkan busana formal pria yang elegan, penonton mendapatkan kejutan dengan hadirnya Rio Febrian yang menyanyikan lagu Indonesia Pusaka diiringi alunan biola yang merdu. Model-model pria pun keluar dari balik panggung, memeragakan koleksi rancangan Luwi Saluadji yang menawarkan alternatif bergaya formal bagi para pria dengan atasan ataupun jas/jaket dari bahan kain tenun.</p>
<p style="text-align: justify;">Teman disebelah saya mengatakan bahwa, rancangan mas Luwi membuatnya matanya terbuka bahwa tidak hanya wanita yang bisa mengenakan busana yang ada <em>a touch of Indonesia</em> nya untuk acara formal bahwa priapun bisa tampil gaya dan trendi. after the show, saya sempet berbincang sebentar dengan mas Luwi, dan ketika saya mengatakan <em>&#8220;Gak nyangka ya bahwa kain tenun yang kaku bisa berubah jadi berbagai jenis pakaian yang modis dan chic&#8221;</em>, mas Luwi dengan santai nya menjawab <em>&#8220;Ya itu lah tugas dari para disainer&#8221;</em> <img src='http://di-ta.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/luwi2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-991" title="luwi2" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/luwi2.jpg" alt="" width="572" height="382" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Oscar Lawalata</strong> dalam <em>&#8220;The Bodo&#8221;</em><br />
Tanpa meninggalkan ciri khasnya Oscar Lawalata Culture yang selalu menampilkan keindahan kain dalam desain etnik modern, lewat koleksi yang berjudul The Bodo.  Dengan garis desain yang soft dan longgar, mengisyaratkan kenyamanan bagi para pemakainya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/oscar1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-992" title="oscar1" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/oscar1.jpg" alt="" width="568" height="356" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Oka diputra</strong><br />
Last but not least, Oka menampilkan berbagai macam cocktail dresses bersiluet simpel yang didasari oleh idealismenya yang tidak ingin memotong atau ‘melukai’ kain, sehingga tercipta busana-busana one piece yang minimalis namun elegan. Memiliki warna hitam dan merah serta heels yang terkesan provokatif serta sewarna dengan busana yang dikenakan, mencerminkan wanita yang kuat, namun tetap elegan dan stylish.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/oka2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-993" title="oka2" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/11/oka2.jpg" alt="" width="577" height="385" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Memang ini adalah hasil kerja sama para desainer dengan para penenun tradisional dalam industri mode yang dibantu oleh BNI agar kain tradisional tanah air bisa semakin dikenal para pelaku mode dan fashionista, juga agar para penenun dan pengusaha kain tradisional bisa mengembangkan usahanya dan semakin sejahtera. Cita Tenun Indonesia memberikan pelatihan kepada para penenun tradisional. Jika dulu mereka hanya mampu membuat kain tenun yang masih kasar dengan warna-warna standar, kini mereka telah mampu menghasilkan kain tenun berkualitas internasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Kolaborasi ini sungguh membanggakan karena selain menguntungkan dan memajukan para penenun melainkan juga memajukan Indonesia dengan menggali dan memperkenalkan jenis kain tradisional ke khalayak luas bahwa kain tenun seperti songket dan blongsong pun bisa dibuat menjadi pakaian ready-to-wear dan dapat dipakai sehari-hari bahkan oleh anak-anak tanpa terlihat kuno dan membosankan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://di-ta.com/cita-swarna-bumi-sriwijaya-at-jfw-11/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#Aska</title>
		<link>http://di-ta.com/aska/</link>
		<comments>http://di-ta.com/aska/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 04:59:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairyteeth</dc:creator>
				<category><![CDATA[ficfact]]></category>
		<category><![CDATA[#aska]]></category>
		<category><![CDATA[cerpentweet]]></category>
		<category><![CDATA[oscar]]></category>
		<category><![CDATA[oscar lawalata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://di-ta.com/?p=1766</guid>
		<description><![CDATA[Semalam diperjalanan pulang dari #JavaJazz2010 iseng membuka twitter, secara kebetulan timeline saya agak sepi (mungkin efek banyak yang lagi konsen di #JJF, dan disana sinyal agak sedikit bikin gregetan) mata saya menangkap sebaris tulisan yang agak misterius. Karena penasaran, maka tangan saya tertarik untuk meng-klik hashtag #Aska yang ditulis oleh seseorang  yang saya Follow. After [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Semalam diperjalanan pulang dari #JavaJazz2010 iseng membuka twitter, secara kebetulan timeline saya agak sepi (mungkin efek banyak yang lagi konsen di #JJF, dan disana sinyal agak sedikit bikin gregetan) mata saya menangkap sebaris tulisan yang agak misterius. Karena penasaran, maka tangan saya tertarik untuk meng-klik hashtag #Aska yang ditulis oleh seseorang  yang saya Follow. After reading the #Aska story, completely I cried outloud.. shame on me :&#8217;( Yess! the main character in this story is so me&#8230; So I know how he will feel if he knows the truth..</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1766"></span>Baiklah, sebelum lebih bertele-tele, saya salin saja tweet kawan saya tersebut di sini (udah minta izin kok ke si empunya cerita) <img src='http://di-ta.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  btw, #Aska is a cerpentweet wrote by @<a href="http://twitter.com/senirupa">senirupa</a> based on true story</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>#Aska</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Who knows about that nite at Intan&#8217;s? Well, the morning after this guy who went all googoogaga called everyone who came to the party</p>
<p style="text-align: justify;">The morning after this guy called everyone who came to the party the nite before if they knew this beautiful girl named Aska,</p>
<p style="text-align: justify;">The guy had gone all googoogaga over Aska, the girl he met the nite before at Intan&#8217;s party. But no one else seemed to have seen this Aska girl.</p>
<p style="text-align: justify;">People asked this guy, &#8220;well, how did this Aska girl look like?&#8221; The guy answered, &#8220;she was the most beautiful woman I have ever seen!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;What did she look like?&#8221; they asked. He reminisced dreamily &#8220;oh she had the tall &amp; slender body of a model &amp; the heavenly face of an angel!!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;oh, and she also have a long, beautiful, and silky hair.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">So intan tried hard to help her friend who was falling madly in love with this mysterious Aska girl. &#8220;Did you come with a woman named Aska?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Did you come wth a woman named Aska?&#8221; Intan asked all her friends who came to her party the nite before.</p>
<p style="text-align: justify;">No one remembered this girl who had a body of model and face of an angel. And no one remembered coming with such a girl either.</p>
<p style="text-align: justify;">But finally, someone cried&#8230; &#8220;Ohh! It must have been the person who came with Geumala!!&#8221; she said. Everyone tried to remember who Geumala came with.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, Guemala came with an entourage of her friends. Although they were in the fashion industry they weren&#8217;t models.</p>
<p style="text-align: justify;">After thinking hard again if there might be someone among Geumala&#8217;s friends who might be Aska, they realized. Oh no.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh no. There in fact was someone who had the slender &amp; tall body of a model, &amp; a face that was angelic.</p>
<p style="text-align: justify;">the problem was, this person with slender &amp; tall body of a model, &amp; a face of an angel&#8230; was not a model, but a designer. wanna guess who?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/03/oscar_lawalata_0121.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1767" title="oscar_lawalata_012" src="http://di-ta.com/wp-content/uploads/2010/03/oscar_lawalata_012-183x300.jpg" alt="oscar_lawalata_012" width="183" height="300" /></a>Yes, the Indonesian designer&#8217;s name was in fact Oscar. (and yes, this is all based on an actual, true story)</p>
<p style="text-align: justify;">I wonder who the poor guy was, &amp; how he felt when he found out that Aska was in fact Oscar. I guess he could have a much ruder awakening!</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;">Thank you @<a href="http://www.sidharta-auctioneer.com/">senirupa</a> for share a very beautiful, sad,  touchy but true story <img src='http://di-ta.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Well, after I&#8217;ve got home, I told my bestfriend about this story, and I told her &#8217;bout how I feel. I say, &#8220;It could happen to me rite?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Nobody know the future, who knows what would happen tomorrow, rite?&#8221; (this line&#8217;s for those who knows my story) <img src='http://di-ta.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://di-ta.com/aska/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

