Di hari ketiga penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2010/2011, Bank BNI bekerjasama dengan CitaTenun Indonesia menampilkan 10 koleksi dari desainer ternama Indonesia Chossy Latu, Denny Wirawan, Era Soekamto, Luwi Saluadji, Oka Diputra, Oscar Lawalata, Priyo Oktaviano, Sebastian Gunawan, Stephanus Hamy dan Tayad. Setiap desainer menggelar koleksi dengan menggunakan bahan tenun seperti songket Palembang dan tenun Blongsong hasil karya mitra binaan BNI yang tergabung dalam sentra usaha Kampoeng BNI Tenun Sumatera Selatan. Dengan tema “Cita Swarna Bumi Sriwijaya” yang menggambarkan keindahan kain dari wilayah Sriwijaya yang ditransformasikan menjadi busana yang masa kini dan berdaya pakai tinggi.
Kampoeng BNI sendiri diresmikan pada Februari 2010 lalu, dan merupakan program pemberian kredit kemitraan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan perbaikan lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat di daerah yang sulit terjangkau.
Stephanus Hamy dengan “Swarna Dwipa”
Tetap tampil memikat dengan jaket dan blazer yang menjadi ciri khasnya, but this time’s very colorful and chic. Ia mengubah kain tenun Blongsong menjadi busana yang feminin, seperti rok lebar dan dress yang jatuh di bawah dada. And look at those wonderful and colorful shoes.
Tayada dalam “Contradictive”
brand yang dipawangi oleh tiga desainer muda, menampilkan busana siap pakai untuk anak muda yang energetik. menampilkan koleksi yang playful dan sangat muda. Penuh warna-warna berani seperti merah terang, biru tua, sampai warna yang lebih soft seperti biru muda dan pink. Semuanya dipadukan ke dalam hot pants, summer dress, bolero, dan atasan lainnya dengan potongan asimetris yang terlihat sangat wearable and cute.






























