#DearL, Yuk Hidup Sehat

Dear L,

Jalanan Jakarta apalagi di Malam Sabtu tidak pernah bersahabat, mungkin mereka semua berfikiran sama dengan kita, ingin lekas-lekas pulang, atau lekas menuju tempat keramaian terdekat untuk sekedar melepah lelah setelah bekerja selama 5 hari. Hal itu pulalah yang menyebabkan daku terlambat nyampe di biskop dan ketinggalan filmnya hampir setengah jalan. Aku gak sabar menantikan entah Monorel atau MRT yang katanya akan segera dilanjutkan proyeknya itu, mungkin jalanan ibu kota ini akan tidak sekejam sekarang. Kalau hendak janjian, susah sekali untuk memperkirakan waktu yang tepat untuk berangkat bila ingin tiba di tempat tujuan on-time.

Aku masih ingat, kebimbangan kita dalam memutuskan untuk memilih cemilan apa malam itu sesusai nonton, seperti Putri yang langsung tau ia hendak memesan apa, akupun begitu. Apa karena kami perempuan ya? Sehingga senang nyemil. *abaikan* Kita hampir saja makan besar, kalau saja tidak ingat sedang berdiet. Eh, katanya kamu mau diet.. Kalau diet jangan makan malem donk :p Karena persoalan menu waktu itu membuatku berfikir, akupun ingin kembali menerapkan hidup sehat, setelah belakangan ini aku merasa mekar dan gemuk seperti babi. Apalagi sehari sebelumnya, pas kelas Akber, aku sempat mendengar cerita mas Ahmad soal dietnya dia.

Continue reading →