#DearL, Bantu Aku Bangkit

Dear L,

Suratmu benar-benar memotifasiku untuk kembali membaca, tanpa sadar kakiku sudah melangkah tanpa tau arah dan masuk ke toko buku. Disana aku merasa bahagia, kamu tau kenapa? Soalnya satu-satunya kegiatanku kalau masuk ke toko buku akhir-akhir ini bukanlah untuk mencari buku-buku yang hendak ku baca sambil menghabiskan waktu luang di sore hari ditemani secangkir teh hangat, melainkan untuk membeli gunting, karton, kertas warna-warni, plastik bening, dan beragam alat untuk tugas sekolahku. Membagi sedikit waktu untuk menengok rak bukupun aku tak sempat. Kalaupun sempat, aku merasa sayang membeli buku, disaat aku gak yakin punya waktu untuk membacanya.

Tapi, suratmu merubah segalanya. Aku membeli 4 buah buku. Itu buku-buku pertama yang aku beli di tahun 2013 ini. Memang genre nya tidak seberat buku-buku bacaan Icit dan Ipul, juga tidak setebal bacaanmu. Tapi aku senang…. Sudah lama sekali jari-jariku tidak membalik-balik halaman buku selain halaman buku pelajaranku.

Continue reading →