Rancangan Baju Muslim di JFW hari ke 2

Minggu, 15 November 2009,

Berhubung saya mengenakan jilbab, maka Postingan pertama saya tentang JFW (yang telah berlalu 2 minggu lebih) membahas soal rancangan baju muslim pada JFW hari ke2 dan ke3. Pada Hari ke 2 Jakarta Fashion Week, APPMI menampilkan 5 disainer yang akan mengadakan pagelaran dari baju-baju muslim hasil rancangan mereka.

1. OPLOSAN AFRICAN by Ranti (Yessi)

Terinspirasi dari perpaduan 2 kebudayaan dan lingkungan yang berbeda karakter. Kekuatan warna dan detail aksesoris Afrika dipadu dengan sentuhan lembut Yogyakarta. Dengan menggunakan potongan dasar surjan dan kain jarik merubah kesan bahwa selama ini Lurik hanya dianggap sekedar kain monoton yang berwarna gelap. Gabungan ini menghasilkan padu-padan yg lebih kaya warna namun juga Universal dan menyegarkan.

2. CULTURE TOUCH by Hennie Noer

Suasana bangunan Yunani serta ukiran yang terhias di setiap bangunannya menjadi inspirasi koleksi busana ini. terlihat dari siluetnya yang seperti pilar-pilar yang kokoh, atap yang bervolume dan penuh detail. Dengan menggunakan bahan tradisional Jawa Tengah, tenun torso, sang perancang ingin memperlihatkan kesan elegan dari tema rancangannya kali ini.

3. EMOTIONAL ATMOSPHERE by Merry Pramono

ingin mengambil semangat penghijauan karena konsern terhadap banyaknya bencana alam yang akhir-akhir ini terjadi, dan juga Global Warming, polusi yang melanda bumi. Dengan menggenakan bahan-bahan berwarna hijau (semangat untuk menyuburkan bumi), coklat (warna tanah) dan merah (simbol kebakaran hutan)  sang perancang mengatakan ingin menampilkan desain perpaduan kostum matador (Spanyol) dengan busana muslim kontemporer dengan menggunakan kain tradisional batik Kalimantan. Busana yang menonjolkan detail patchworck dan creative fabric serta pencampuran warna secara random dan cutting yang simpel membuat timbul kesan feminin.

4. FLOWERING by Iva Lativah

Keindahan budaya dan alam Indonesia yang diwakili motif bunga asli Indonesia yang berwarna-warni menarik menginspirasi Iva dalam membuat koleksinya ini. Motif bunga tersebut dibuat dengan teknik painting agar motifnya satu sama lain benar-benar berbeda. dan agar motif tersebut dapat lebih menonjol digunakanlah bahan organdi. Dan untuk memperkaya keindahannya, ditambahkanlah ornamen manik-manik, payet dan full bordir.

5. ODE TO LIFE by Irna Mutiara

Kontradiksi. Itu satu kata yang mencerminkan rancangan kali ini. rancangan gaun pesta yang mengacu pada segala sesuatu yang berlawanan (Ambivalence) tapi tetap indah. Penggabungan siluet feminin dan maskulin. Penggunaan warna-warna gelap dan terang. gabungan detail kuno dan masa kini.

Dari 5 peragaan diatas nampak begitu bervariasinya ragam busana muslim masa kini. Dari yang sangat ceria dan berwarna sampai yang menggunakan warna-warna monotone sebagai warna dasar. Begitu juga dengan siluet yang berbeda-beda. Lalu ada yg terinspirasi menggabungkan 2 kebudayaan yang jauh berbeda sementara ada yg indonesia banget. Dan yang paling menarik adalah, banyaknya digunakan kain-kain tradisional Indonesia sebagai bahan dasar. Seperti salah satu awal tujuan ajang JFW ini diadakan, ingin menjadikan Indonesia sebagai salah satu kiblat fashion dunia, dengan banyak menggunakan kain tradisional diharapkan dapat memperkenalkan keindahan negri ini ke dunia luar. :)

Kalau ditanya, diantara ke 5 show diatas mana yg paling disuka?  Dita paling suka Ode to Life nya Irna Mutiara sama Flowering nya Iva Lativah. Kalau ditanya alasannya, sederhana. Saya itu suka yang rumit dan unik. Satu lagi, warna sangat mempengaruhi, yang Ode to Life dengan warna-warna monotone dan kontradiksinya sungguh memikat hati, begitu juga dengan disainnya yang unik dan tidak biasa. Sedang untuk Flowering, karena warna-warni yang ceria sama BUNGA. :) I love every flowery thing… :lol:

Tapi kalau kita bicara dari sisi lain, seperti soal indonesia banget. Tentu saja 3 disain pertama, yang akan menempati hati saya. Penggunaan kain lurik pada desain Oplosan African nya Yessy, kain tenun torso Jawa tengah pada Culture Touch nya Hennie Noer dan batik Kalimantan pada Emotional Atmosphere nya Merry Pramono. so Indonesia banget gitu looohh…

bersambung ke hari ke 3a

————————————————

silahkan klik gambar-gambar diatas untuk melihat resolusi yang lebih baik… :D

mau lihat foto-foto yang lain, bisa intip di FB page ini… atau Photobucket album ini :)

4 comments

  1. Pakde Cholik says:

    Rasa cinta pasti ada

    Pada makhluk yang bernyawa

    Sejak dulu hinggi kini

    Tetap suci dan abadi

    Tak kan hilang selamanya

    Sampai datang akhir masa

    (Lagu Renungkanlah, ciptaan dan dinyanyikan siapa ya,lupa…)

    ——–

    Apakah anda mempunya rasa cinta ? Jika ada tuangkanlah dalam puisi dan daftarkan pada acara PARADE PUISI CINTA di http://abdulcholik.com/acara-unggulan/acara-unggulan-parade-puisi-cinta

    Sahabat yang lain sudah disana semua,tinggal menunggu puisi anda. Hadiahnya menarik lho, maka segera ikuti acara unggulan ini.

    Salam hangat dari Surabaya

Leave a Reply

CommentLuv badge