Perawatan busana dari Wastra Indonesia

Agar busana anda yang terbuat dari kain wastra nasional dapat tahan lama dan tetap terjaga keindahannya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawatnya.

Pertama, busana yg terbuat dari wastra nasional (batik, tenun, dll) sebaiknya dicuci tangan, bukan dengan mesin.

Gunakan sabun yang ringan (mild detergen) ketika mencuci busana dari wastra nasional. Sabun mandi tidak boleh digunakan dalam mencuci wastra, sebab mengandung lemak, dapat membuat pudar. Buat batik dapat menggunakan lerak, pilihan lain adalah bisa gunakan detergen cair yang biasa dipakai buat mencuci sutra.

Ketika mencuci wastra tradisional, cukup dikucek sebentar lalu bilas, JANGAN disikat karena akan merusak serat kain.

Untuk mempertahankan keawetannya lalukan dry cleaning secara berkala, mis: 2 bulan sekali tergantung kuantitas pemakaian.

Hindari menjemur busana yang terbuat dari wastra tradisional dibawah matahari terik secara langsung agar warnanya tidak mudah pudar. Jemur dengan cara dibentangkan/digantung, sesuai model busananya, ditempat teduh.

Busana yang terbuat dari wastra Tradisional boleh di setrika, tapi dengan suhu sedang, tetapi lebih baik lagi bila disetrika menggunakan setrika uap/steamer.

Simpanlah wastra dalam keadaan tergantung, jangan dilipat untuk menghindari terjadinya kerusakan permanen pada lipatan kain. Khusus sarung songket dan kain tenun disimpan dgn cara digulung selain membuat kain tetap rapi, juga menghindari lapur/robek. Bila menggulungnya memakan banyak tempat, cobalah untuk melipatnya dalam ukuran besar.

Supaya kain terhindar dari ngengat, dapat menggunakan kapur barus. Selain kapur barus dapat juga menggunakan cengkeh. Tetapi masukan dulu kapur barus/cengkeh kedalam kain katun/flannel, baru letakkan dalam lemari agar tidak menodai busana.

Jangan simpan didalam lemari saja, keluarkan dan angin-anginkan busana, kain, sarung, songket dari lemarisecara berkala, misalnya 3-4 bulan sekali, agar terhindar dari bau apek dan lembab yang berlebihan.

Bila semua itu sudah dilakukan, semoga keawetan busana dan kain wastra nasional dapat selalu terjaga. :)

One comment

Leave a Reply

CommentLuv badge