Midnight Sale aman dikantong

Sale, sale, sale!! Dimana-mana kita mendengar, melihat kata tersebut. Gak heran sih ya, soalnya kan sudah menginjak masa liburan sekolah. Selain itu, diikuti pula dengan ulang tahun Jakarta Ibukota kita tercinta ini, yang konon lebih kejam dari ibu tiri. Sepertinya semua toko berlomba-lomba memberikan potongan harga. Dimulai dari yang kecil (5-20%) maupun yang besar (50- 75%). Tak heran manusia tampak penuh memadati pusat-pusat belanja, dari waktu yang normal, sampai yang abnormal (baca: midnight sale). Entah harganya beneran sudah di discount, atau sebenernya sama aja (red: dinaikan terlebih dahulu baru diberikan potongan harga), toh kita semua sudah ikut dengan euforia yang ada.

Well, berhubung saya gak suka midnight sale, (bukan berarti tidak pernah) tapi karena sekarang ini bertepatan dengan Jakarta Great Sale, agak sayang juga buat dilewatkan. Nah, setelah sedikit menelaah dan meneliti, saya menyimpulkan beberapa tips buat yang doyan berburu diskon disaat midnight sale.

1. Bila anda termasuk tipe impulsif buyer jangan berani-berani ikutan midnight sale, kecuali bapak/suami anda duitnya meteran. Soalnya takut tidak bisa me-rem hasrat berbelanja.

2. Jangan lupa makan kenyang sebelom berbelanja, sebab perut lapar dapat memecah belah pikiran anda sehingga belanja jadi gak fokus, salah-salah anda membeli yang tidak dibutuhkan dan lupa membeli apa yg perlu.

3. Beli sesuai kebutuhan. Jangan mentang- mentang discount, anda rela menghambur- hamburkan duit padahal barang yang dibeli belum tentu terpakai. Jangan sekedar memborong barang-barang lucu hanya karena harganya miring. Pikirkan baik-baik apakah barang yang sama tanpa potongan harga kita tetap akan membelinya? Bila jawabannya iya, maka belilah.

4. Kalau perlu siapkan list belanja. Jangan segan-segan untuk memeriksa lemari baju, rak sepatu, perabot rumah sebelom go show ke midnight sale. Catat apa yang perlu, jadi sesampainya disana kita punya ancer-ancer berupa list barang yang kita butuhkan. Dan juga dapat mengurangi kita membeli barang yang tidak perlu, atau menghabiskan waktu untuk mengingat-ingat apa lagi yang sekiranya perlu dibeli.

5. Bawa tandem (pasangan), gak harus pacar/suami, kakak, adek atau sahabat juga bisa. Dan usahakan bawa orang yang tidak akan berkata IYA cuma supaya tidak berdebat panjang dengan kita. Salah satu gunanya tandem adalah buat gantian mengantri (saling tolong antriin) selain itu juga berfungsi buat macam belanja yang buy 1 get 1. Kadang kita terpaksa membeli barang 2 buah hanya karena bila beli dapat gratis 1 lagi, bila kita bawa teman harganya kan bisa bayar 50-50 sama teman kita itu, dan hasilnya semua senang. Selain itu bila bawa teman, dia juga bisa bantu mengingatkan kita soal butuh-tidak nya suatu barang untuk dibeli.

6. Kalau anda punya waktu lebih, usahakan melihat/memilih terlebih dahulu barang yang hendak kita beli sebelum midnight sale berlangsung, sehingga ketika TENG! Waktunya mulai, anda tinggal menyamber barang yang sudah anda pilih/coba sebelumnya.

7. Biasakan membeli barang dengan merk yang biasa anda beli sebelumnya, untuk menghindari perbedaan ukuran (seperti baju dan sepatu) dan juga mempersingkat waktu buat mencoba.

8. Bila anda akan membeli barang yang bukan merk langganan anda, usahakan anda mencoba nya dengan tepat, atau sediakan waktu lebih sebelum acara berlangsung untuk memastikan bentuk dan keadaannya.

9. Bila barang yang anda cari tidak ada/tidak discount, jangan berkecil hati karena pulang tangan hampa. Daripada anda membeli barang yang tidak diperlukan hanya karena harganya discount, lebih baik uangnya anda pegang dulu lalu dibelikan ke barang yang anda cari itu dilain kesempatan. Jadi anda tidak rugi 2 kali

10. Kualitas tetap harus diperhatikan, kadang ada barang yang harganya diber potongan, karena ada “cacat”nya. Seperti terkena noda make-up, kancingnya lepas jahitannya lepas, manik-maniknya copot, dll Kita kadang menghalalkan segala cara dengan berkata “Gak papalah dibeli, nanti sampe rumah bakal diperbaiki”. Tanyalah pada diri kita, “Sempatkah saya memperbaikinya?” Atau “sempatkah saya membawanya ketempat yang bisa memperbaiki?” Bila semua jawabannya TIDAK. Jangan dibeli.

11. Jangan beli ukuran yang salah hanya karena bagus. Baju dengan ukuran yang salah tidak akan membuat kita berhasil berdiet, dan hanya akan menghuni lemari sebelum akhirnya dihibahkan kepada saudara/teman kita.

12. Hindari membeli di tempat anda pertama kali melihatnya, sempatkan untuk memeriksa kemungkinan bahwa di toko sebelah barang yang mirip ada dengan kualitas yang mungkin lebih baik, sehingga anda akan menghindari diri dari rasa menyesal. menyesal.

13. Barang tersebut tampak indah di etalase, bukan berarti akan sama indahnya di tubuh anda. Seperti yang sudah disebutkan diatas, usahakan untuk mencoba nya terlebih dahulu. Berlaku juga untuk barang elektronik, gak lucu kalo tau-tau televisi yang anda beli tidak dapat menyala saat tiba dirumah.

14. Usahakan jangan bawa kartu kredit, karena anda akan berakhir dengan belanja tanpa batas

15. Jangan percaya begitu saja sama asisten sales. Karena tampak cocok/buruk/baik pun dia akan selalu mengatakan bagus dan pantas. Tanyakan pendapat pada pasangan atau teman anda. (balik ke point ke 5 diatas)

16. Bila anda/pasangan menyupir sendiri usahakan datang jauh sebelum acara berlangsung agar mudah mendapatkan tempat parkir. Cari lokasi strategis yang memudahkan anda untuk keluar meninggalkan komplek mall segera setelah anda selesai berbelanja, agar waktu anda tidak habis hanya di lahan parkir saja. Bila tidak mau ribet mintalah diantar-jemput oleh pasangan (bila anda belanja bersama sahabat), atau naiklah kendaraan umum (taksi) bila anda belanja bersama pasangan tapi sama-sama gak mau ribet urusan parkir…

Demikian beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menghadapi midnight sale yang menjamur dilakukan oleh beberapa mall besar di Ibu Kota. Kalau gak salah malam ini juga masih ada midnight sale ya di salah satu pusat belanja besar di daerah yang masih mengantri?

Happy (smart) shopping… :)

3 comments

Leave a Reply

CommentLuv badge