Baginya, hidup itu adalah takdir. Sudah digariskan yang Kuasa, kita tinggal menjalankannya sekuat tenaga tanpa mengeluh. Bagi saya, selalu ada banyak jalan menuju Roma, disaat satu pintu tertutup akan terbuka pintu atau jendela lain. Perbedaan itu yang sempat menjadi diskusi diantara kami. Mimpi. Selama kita masih bermimpi, suatu saat semua yang kita impikan itu akan kita raih. Saat kita berhenti bermimpi, maka semua itu hanya akan jadi ilusi belaka. Hilang, bagai lilin yang nyala apinya ditiup, padam menjelma menjadi kumpulan asap, lalu raib.
Dia sempat merasa heran, mengapa kisah hidupnya mendapat respon sedemikian rupa. Mungkin itu pintar sang penulis. “Aku takut, kalau mereka mengetahui kisah sebenarnya, mereka akan kecewa.”
“Apa yang kamu takutkan?” Tanyaku.
“Perjuanganku tidak semegah, yang diceritakan itu. Aku hanya manusia biasa. Gak ada yang ajaib.”
“Perjuanganmu mungkin memang biasa, begitu pula perjalanmu dalam meraih mimpimu. Tapi yang ingin kita ketahui adalah, bagaimana dirimu memperjuangkan mimpi yang pada awalnya hampir tak mungkin dicapai, hingga dirimu jadi seperti sekarang ini.”
“Akupun tidak berubah, masih Ficky yang dulu, tidak bertabur gemerlapnya dunia fashion. Aku gak bisa merubah siapa aku.”
“Kamu memang tidak diharapkan untuk berubah.” Kata saya sembari tersenyum. “Ceritakan saja, bagian yang tidak terungkap didalam kisah tersebut. Kami penasaran dengan ‘the in between story’”
Lalu dia mulai bercerita, katanya setelah tamat SMA, dia sempet nganggur setahun, lalu mengambil jurusan Komunikasi di selatan jakarta. Iyaa, komunikasi, bukan fashion seperti cita-citanya semula. Kenapa ngambil komunikasi? Bukan fashion? Ternyata selain karena biaya yang dibutuhkan relatif lebih sedikit, Ficky memilih komunikasi untuk mencari hubungan baik/relasi terlebih dahulu yang kira-kira bakal melancarkan impian nya kedepan, toh untuk bisa eksis dan menggapai mimpinya sebagai seorang disainer tidak harus melalui jalur formil. Hingga akhirnya, kesempatan yang dinanti pun tiba. Pada tahun 2007 ada sebuah Lomba Perancang Mode yang di gelar oleh Femina Group. Ficky memilih untuk mengikutinya, dan jadilan dia menjadi Zacky yang kita kenal sekarang. Menjadi Juara 2 LPM 2007 dengan koleksi bertajuk Imperfect Metamorphosis. Yang setelahnya dia lanjutkan cerita, kalau judul itu menggambarkan perubahan dalam hidupnya dia.
Tujuan awal mengikuti lomba itu bukan ingin menjadi pemenang. Dia sendiri kaget, tidak menyangka kalau dirinya bakal menyabet juara 2. Ditengah-tengah percakapan, saya menyelanya dan bertanya, saya pikir dia mencoba mengambil kesempatan mengikuti lomba ini agar, namanya dikenal terlebih dahulu, ternyata tidak. Imperfect Metamorphosa, menceritakan perjalanan panjangnya, dia mengatakan ingin menunjukan ketika yang lain berlomba-lomba membuat busana dari bahan-bahan super mewah, dia membuatnya dari bahan sederhana saja. Jujur dia ungkapkan ketika sesi tanya jawab dengan Dewan juri, bahwa pakaiannya lah yang terbuat dari bahan yang murah. Untuk tampil cantik dan gaya tidak harus mahal. Ini lah dia ujarnya. Ketika yang lain memakai high heels, koleksinya menggenakan sepatu teplek (flat shoes). Dan itu semua bukannya karena dia pengen tampil beda, tapi karena memang seperti itulah dia.
Baginya hidup itu sudah digariskan yang kuasa. Kita tinggal mengambil peranan didalamnya dan menjalaninya dengan baik. Awalnya saya fikir dia seperti saya yang sangat mengagungkan mimpi, dan terus berusaha walau ribuan kali menemui jalan buntu, toh bila satu pintu ditutup akan ada jendela yang terbuka, bila satu kesempatan tertutup, akan ada kesempatan lain yang terbuka. Jalan untuk meraih mimpi tidak hanya satu, mimpi yang sama dapat ditempuh melalui jalan yang berbeda.Ternyata walau cara nya berbeda kami sama-sama menghargai mimpi. Baginya mimpi itu pelita, selalu mengingatkan nya akan tujuan yang harus dicapainya, tapi dia percaya, kalau Tuhan punya rencana terhadap dirinya, dan. Tinggal melangkah mengikuti rencana tersebut. Tapi pada akhirnya toh mimpi juga yang membuat dia bisa jadi seperti yang sekarang ini.
“Aku ini bisa dibilang beruntung, dita.”
“Kadang rejeki datang dari tempat yang tidak dapat dikira, dengan cara yang tak biasa pula.”
“Tapi tak ada yang berubah dari diriku, aku masih sama seperti Ficky yang dulu, walau orang mungkin sekarang lebih mengenalku sebagai Zacky.”
“Percayalah pada mimpimu. Maka pada suatu hari mimpi itu akan menjadi kenyataan.”
Begitu hasil percakapan singkat kami malam itu, dan disempurnakan oleh sebaris kalimat yang tergores dibuku When Silly Met Venus, “dear Dita, believe the impossible mirace does happen.” -Venus-
I do believe in miracle, mbok… I do believe…
So teruslah bermimpi, karena dengan mimpi apapun bisa kita raih, dan suatu saat mimpi itu kelak akan menjadi kenyataan, bila kita terus yakin, percaya dan berusaha untuk mewujudkan nya… Kalau Muhammad Zacky Gaficky bisa, kenapa kita tidak?
Berikut lampiran foto koleksi Zacky di JFW 2009 November lalu sebegai alumni LPM 2007 (gambar diambil dari FB nya Zacky, hasil jepretan Rudy Yanuar)
————————————————————-
# nanti kalau gambar koleksi nya pas final LPM 2007 yang membuat dia berhasil jadi juara 2, bakal di tambahin di post ini






































wogh.. keren2 rancang
mantap mo
owalaaah zacky yang itu toh. selamat buat ficky aka zacky yang berhasil meraih mimpinya. very inspiring indeed.
.-= cK´s last blog ..R.I.P. Boncel (2004-2010) =-.
kalo ga salah, waktu saya wawancara si Zacky di depan kemaren, usaha apa aja yang dia lakukan sebelum akhirnya menang di LPM adalah pindah ke daerah selatan (Jakarta Selatan maksudnya) karena dia yakin kalo komunitas fashion ini rata-rata bermukim di Selatan…
well, pemikiran sederhana sebenernya… tapi ya tepat! that just one fromwhat he do to reach his dream. amazing!
hei, zacky.. nice to meet you yaaa…
.-= Chic´s last blog ..Ouch! =-.
@mas Zacky… ini loh ceritanya dah tak tulis… ayoo dib
Dita…… jadi terharu sendiri…..g bisa ngomong…..
keren-keren, patut dijadiin contoh nih
wogh.. keren2 rancangannya!
mantap modelnya
@mas Zacky… ini loh ceritanya dah tak tulis… ayoo dibaca
Dita…… jadi terharu sendiri…..g bisa ngomong…..
@mas Zacky… ini loh ceritanya dah tak tulis… ayoo dibaca
inspirasi perjuangan nih….. hohoho… keren
.-= Ojat´s last blog ..Libur 3 Hari, Hunting =-.
I do believe in miracles too..
.-= Lex dePraxis´s last blog ..Fakta Dibalik Resolusi Tahun Baru =-.
hihihi…miracle happens when you believe :-*
.-= ocha´s last blog ..Internet Addict =-.
oh ini dia ficky zacky yg temennya eka itu yah.. hardwork pays off. dan berdasarkan foto paling atas, jgn lupa bahwa di balik mimpi selalu ada bintang
waaawwwhhh..
jadi ke inget pilem sang pemimpi deh
hehehe…
ayo semangat !
semangat bermimpi
ahahahhaa…
.-= arfgan´s last blog ..fashion failed *benablog =-.
wow… manggut2 aja nih.. hehehhe…
salam kenal dri Pekanbaru ya mbk…
.-= Pekanbaru Riau´s last blog ..Bukit TigaPuluh National Park – Sumatera: Nature and Culture =-.
Well, i’m waiting for the miracles to bright my life :p
And it’s always fun to listen/read the journey of from nobody to somebody
Nice post, bu dokter
inspiring.
and, yes, I guess miracle could happen. Just hasn’t happened to me yet… *curcol*
.-= Nena´s last blog ..Stres dan berbagai pengaruhnya =-.