Foot Note

3-girls-chat-300x199Di suatu siang yang cerah, saat kami sedang menikmati makan siang bersama di suatu resto burger. Lagi asik-asik ngobrol ngalor-ngidul, si miss Pumpidora tau-tau nyeletuk, “Tau gak? Menurut disainer sepatu terkenal Salvatore Feragamo, alas kaki yang nyaman harus terlihat indah, bukan ekslusif.”

“Lalu selain harus memenuhi standar fungsi, tapi juga harus ergonomis, estetis dan menunjang kesehatan. Alias nyaman.”

Salah satu temanku membantah, katanya “Duh Pe-eR banget tuh buuu… sepatu yang cantik tapi juga nyaman, biasanya gak satu paket. Yang cantik ya cantik aja, jauh dari nyaman, yang nyaman jauh dari cantik.”

Si miss P menimpali, “nah itu dia say, kita harus jeli dan pintar memilih. Selain milih kenyamanan, gak semua sepatu cantik juga bakal cantik di setiap kaki pemakai nya.”

“Cocok-cocokan gituu… Kayak kita ini.. Soulmate. Sepatu juga juga punya soulmate, yaitu sepasang kaki yang tepat.”

Kami berdua hanya bisa memutar bola mata mendengar kalimat sakti barusan, nah bisa panjang ini urusannya. :roll:

“Kalau punggung kakimu besar, coba deh pakai jenis sepatu pump shoes atau sepatu yang tertutup deh. Jangan pakai model yang bertali-tali seperti T-bar, V-bar, U-bar gitu-gitu. Terus yaa pake sepatu atau sendal usahain yang ada haknya, biar kecil seperti kitten heels pun takapa, yang penting ada haknya, jangan flats.” Cerocos miss P, sambil menunjuk ke kaki ku

“Nah, kalau yang kakinya mungil, cocok tuh pake wedges, pokoknya yang tebal-tebal gitu, platform shoes oke juga. Atau jenis poulaine yang bagian depannya memanjang. Gunanya buat mengoreksi proporsi bentuk kaki mu” Gantian, teman yang seorang lagi yang dijadikan contoh oleh miss P.

“Nah kalau yang tingginya pas-pas-an kayak gue, sepatu andalannya pasti stiletto, model terserah yang penting haknya harus tinggi. Kalo kepepet, boleh pake flats atau ballerina shoes tapi usahain yang warnanya senada sama legging, stocking atau pants yang dikenakan. Jangan pake legging pink, terus sepatunya gold….” kata dia sambil mencontohkan dirinya sendiri.

“Kalau sepatu-sepatu kalian dirumah banyak yang kurang nyaman dikenakan, coba deh selipin padding cushion atau bantalan alas kaki, jangan sumpel tissue yaaa.. Gak elit banget deh. Si pengganjal tadi itu gunanya mengurangi rasa pegal pada kaki yang sedang lelah, atau bisa juga untuk menghindari gesekan-gesekan yang tidak diperlukan antara kaki sama insole, selain tentu saja membantu banget untuk sepatu yang kebesaran.”

“Kalau sepatumu high heels dan atau terbuka, pake gelnya yang transparan ya say. Kalau sepatumu tertutup, pakenya foam leather aja. Kalau mau sedikit lebih repot, coba deh ganti sole sepatumu dengan karet, dijamin bikin langkah lebih lembut dan lebih nyaman dipijakkan, udah gitu juga bisa mencegah terpleset.”

“Eh, udah jam 1 lewat. Yuk cabs.. Ntar telat balik ke kantor loh.”

“Yuk mareee….” Kami ber3 pun bergegas beranjak dari tempat maksi kita itu, sambil puas mendengarkan ilmu baru persepatuan dari sobat kami si ahli sepatu itu… :lol:

————————————–

crosspost from shoeshood

Leave a Reply

CommentLuv badge