Do You Like It REAL or FAKE?

Pengen tampil keren kayak seleb pujaan di tivi2? Pake barang-barang branded yang super HITZ? Apa daya, kocek gak mampu… Dan berakhirlah kalian beli barang-barang ASPAL (asli tapi palsu) ataaauu malah Palsu sak Palsu palsunyaaa. Atau… Punya uang tapi nanggung, ditawari oleh oknum tak bertanggung jawab, konon katanya ASLI ternyata oh ternyataaa tertipu, barang nya PALSU.

Berikut beberapa tips agar terhindar dari membeli barang PALSU!

1. Garansi
Beberapa barang mewah dijual dengan kartu garansi. Bila saat membeli kartu garansi nya tidak ada berarti barang tersebut palsu. Selain itu belilah di butik-butik resmi brand tersebut agar keaslian nya terjamin, selain itu kalo beli di tempat resmi pasti dapet kartu garansi, jadi kalo ada kerusakan langsung dapet diproses

2. Label/Logo
Terutama jika membeli produk busana, perhatikan label nya baik-baik. Jika jahitnya sembarangan, warna nya pudar, tulisan nya agak sedikit berbeda, ada kemungkinan itu palsu. Jika terlihat bekas potongan kemungkinan itu asli tapi ada cacat dan reject. Kalau produk berupa tas, perhatikan logo nya dan leather tag yang biasa ada.

3. Tempat Pembuatan
Jeli dalam mengetahui tempat produksi resmi dari suatu produk dibuat. Misalnya, merek GUCCI selalu membuat produknya di ITALIA, jadi label didalam nya seharusnya tertulis Made in Italy. Jika tertulis Made in France, sudah bisa dipastikan kalau produk tersebut tidak asli. Kalau YSL selalu Made in FRANCE.

4. Model
Rajin mencari tahu model produk resmi yang dikeluarkan oleh merek tertentu. Caranya bisa melalui katalog atau situs resminya, dengan begitu dirimu bisa mengetahui model terbaru yang dikeluarkan suatu merek. Atau bisa jadi brand tersebut hanya mengeluarkan produk dengan warna tertentu saja. Nah kalau dirimu melihat barang yang sama dengan warna yang berbeda, patut dipertanyakan keaslian barang tersebut. Soal nya produk palsu suka kreatif menciptakan model sendiri.

5. Harga
Jika dirimu ditawarkan barang “asli” tapi dengan harga yang lebih rendah 30% atau lebih dari harga asli maka jangan tergiur. Misalnya ada yg menawarkan jam dengan tulisan Tag Heuer dengan harga 1,5 jeti sementara second nya aja harga nya masih 5,5 jeti maka dapat dipastikan itu palsu.

6. Bahan
Biasanya produk asli materinya halus, sementara yang palsu sedikit kasar. Begitu juga dengan jahitannya, produk asli jahitan nya pasti rapi dan halus. Finishing yang tidak rapi, penggunaan hardware yang salah, penggunaan material yang salah, juga bisa mengindikasikan barang tersebut palsu. Lalu jangan lupa cek juga nomer seri nya. Biasanya tiap merek memiliki nomer seri dengan jumlah digit tertentu, bila jumlah nya berbeda dari yang seharusnya, bisa di tebak kalo barang tersebut palsu.

Pengen tampil oke, ya jangan beli barang palsu. Kalo ketahuan sama orang yang ngerti barang-barang branded, malu nya naudzubillah.. Mending pake barang gak bermerek, atau merek lokal yang harga nya terjangkau sama kantong kita dari pada pake barang ASPAL. Banyak kok.. merek lokal yang kualitasnya bagus dengan harga yang yang merampok dompet, itung-itung cinta kreasi anak bangsa githuu.. Lagian produk murmer KW sekian yang ada di mangdu, tanah abang mana bisaaaa dibandingin sama produk asli.. Duh plisss deeh…

3 comments

  1. yuri says:

    hi Ditaa…
    Akhirnya aku mampir juga ke website mu ^__^
    Setuju sama tas branded KW, daku pun ga mau pake tas branded KW karena orang juga tau pasti itu KW alias ga asli kalo ngeliat gue yang make hahaha Jadi mending beli brand yg rada terjangkau, at least orang masih percaya emang tuh tas asli hihihi..

    YURI
    http://twothousandthings.blogspot.com

Leave a Reply

CommentLuv badge