#DearL, Semoga Tidak Jadi Wacana

Dear L,

Rencana biasanya tinggalah wacana. Tapi semoga rencana yang sempat tertunda waktu itu bisa terlaksana kali ini, tapi kapan? Kamu tahu sendiri kesibukanku lebih lagi dari seorang pejabat negara. Bersekolah sejak pagi hingga sore, lalu mengerjakan tugas-tugas yang tiada akhirnya, belum lagi mengerjakan pekerjaan sampingan lain yang aku miliki, you know bersekolah lagi membutuhkan duit yang tidak sedikit.

Hal tersebut yang terus menerus membuatku berfikir ulang, apakah pilihanku dulu untuk bersekolah lagi sudah tepat atau tidak. “Aku” perlahan makin menghilang tertelan dalam rutinitas itu, sampai ada di suatu masa aku merasa kehilangan diri sendiri, tidak hanya kehilangan social live. Tapi juga kehilangan yang lain.. Kehilangan “gaya” dalam berkarya, dan kembali menjadi Dita yang melakukan sesuatu demi memuaskan orang lain.

Ketika diberikan sakit kali ini, aku bersyukur. Selain karena sakit jadi gak bisa kemana-mana which is aku menghabiskan banyak waktu dengan orang rumah, aku juga memiliki banyak waktu untuk menata kembali segala sesuatu yang selama ini masih menjadi rencana saja, seperti hati (kayak abis patah aja gitu harus di tata kembali) menata perasaan dan pikiran.

Alhamdulillah juga masih ada surat-surat darimu yang berhasil tidak membuatku mati bosan kesepian, sekaligus menjadi penyemangat agar terus berusaha dan berkarya. Bila segala urusan udah selesai, mari kita selesaikan apa yang sempat terbengkalai, tidak hanya rencana berpergian, tapi juga aku harus mulai mengumpulkan kembali keping-keping diriku yang sempat terbawa arus deras tugas, kerjaan, dan perasaan di beberapa waktu belakangan ini.

Kamu juga jangan mager terus.. Walau mager emang sempat membawa rejeki, tapi gak berarti harus diamini dan diulang, mari gerak badan (gayamu Dit). Nanti ketika Jakarta sudah tidak diguyur hujan mari kita sepedaan ketika CFD. (^o^)9

Anyway, gimana rencana Senin besok buat ke Trick Art? Jadi donk ya…

Sincerely

D

4 comments

Leave a Reply

CommentLuv badge