dan Babipun Diet

blindpigemail1ketika dita pergi berbelanja kain senin dua minggu yang lalu, ternyata dita menemukan suatu keanehan, apakah itu teman-teman… ternyata BABI juga bisa diet… udah gitu dietnya luchu lagi… dan namanya juga para babi.. yang pastinya doyan makan dan gembul-gembul, gag bisa patuh sama peraturan dan pantangan diet nya… hasil selanjutnya bisa dipastikan kalo diet mereka bakal berantakan

jadi begini nih diet nya, menurut perdukunannya para babi.. (sebenernya ini diet beneran, berhubung mereka gag tau ini diet macem apa, makanya dita gag berani menyebutkannya), begini cara dietnya…

hari pertama

Hanya makan semangka dan melon, tanpa nasi (karbohidrat), tanpa daging, dan tanpa-tanpa yang lain. maksudnya ini buat Detoksifikasi begituh loh…

hari kedua

Hanya makan sayur.  sayur aja gag pake buah-buahan, gag daging, gag karb, hanya sayur. dan tentunya sayur nyapun sebaiknya dibatasi, hanya di kukus, direbus atau pun ditumis tapi minyak dan garem nya sedikit saja yah… btw, tomat itu termasuk sayur loh, bukan buah.

hari ketiga

Buah dan sayur, buahnya boleh apa saja, asal jangan duren, nangka mateng, salak dan teman-temannya yang membahayakan. Kalau buat sayurnya, aturannya masih sama dengan diatas.

hari keempat

Hanya daging saja. terserah mau daging merah (sapi, kambing, kerbau dan teman-temannya) maupun daging putih (ayam / unggas dan ikan). Masaknya asal gag digoreng banget-banget aja *fastfood is a BIG NO NO*. sebangsa Steik gituh masih boleh kali yak… kalo bisa sih tetep kukus-kukusan maupun rebus-rebusan.

hari kelima

Daging dan sayur. cara masak idem diatas.

hari keenam

Daging, sayur dan buah. cara masak dan makan idem diatas.

hari ketujuh

Daging, sayur, buah dan nasi dari beras merah. cara masak dan makan daging, sayur dan buah idem diatas. kalo cara masak beras merahnya serupa dengan menanak nasi putih biasa, yang berbeda hanya jenis berasnya saja.

setelah ke-7 hari diatas, diperbolehkan untuk makan makanan normal selama 2 minggu. setelah itu kembali melakukan diet ini selama 7 hari, dan begitu seterusnya.

Inti dari cerita diatas adalah… betapa beratnya derita yang dialami kami para babi bila desuruh melakukan diet menajongkan tersebut. hari demi hari, babi-babi mulai berguguran satu persatu. sebagaimana halnya babi dian yang gugur di hari kamis (mereka sepakat memulainya pada hari senin laknat tersebut) akibat mengidap penyakit dispepsia atau disebut juga maag kronis dalam bahasa awam. lalu babai tata yang walaupun telah melakukannya selama satu minggu penuh, tapi berat badan hanya turun 1 kilo saja. hanya babi dhita saja yang sanggup menjalankan diet ini selama 1 minggu penuh. *dicamkan baik-baik, kalo babi dhita bukan lah babi yang sama dengan dita* dita dalam bahasa babi nya disebut babi dije. dita sendiri tidak ikutan diet ini sebab, telat diberitahu oleh kawanan babi yang lain.

pada hari pertama yang harusnya mereka makan semangka dan melon saja, mereka ber3 udah mungkir dengan mencoba memakan buah apa saja, termasuk pisang. padahal teman-teman, pisang bukan lah buah yang bersahabat buat diet. lalu, saat berbelanja kain di mayestik mereka tergoda untuk makan siomay (sekali lagi apakah siaomay termasuk buah???) mereka makan siomay sampai 2 porsi (cuman pare sama kol nya saja sih) tapi tetep pake kuah slick_pigkacangnya. udah gituh pas haus babi dian membeli susu kotak. Weks…. susu juga merupakan pantangan… tolooonnnggg….. lalu babi dian kembali membeli es buah (ingat, es buah juga pake susu dan sirop).

begitu juga kelakuan aneh 2 babi yang lain, mereka makan sesuka hati mereka saja *ngeles dari rencana awal* yah, segi positipnya adalah, mereka ber3 membuat kami banyak tertawa akibat tingkah polah mereka, dan juga alhamdulillah, ternyata diet mereka berhasil dan berat badan mereka mengalami penurunan (selain babi tata, dita tidak tahu berapa kilo penurunan berat badan mereka secara tepat).

begitu laporan babi kali ini… Nguuiiik…. grook grook…

4 comments

Comments are closed.