COCA-COLA & MUSIK: Menemaniku Sejak Kecil Hingga Dewasa

Walau Coca-Cola memang memiliki sejarah panjang yang telah berlangsung lebih dari 3 abad bersama musik, tapi masa kecil saya memang ditemani oleh Coca-Cola dan Musik secara literali. Mama dita bekerja di The Coca-Cola Company Jakarta selama 15 tahun sejak 1976-1991, dan kalau bukan karena keputusan mama untuk berhenti bekerja sejak dita masuk SD, dita rasa mama masih akan lebih lama lagi bekerja di perusahaan tersebut. Sedari masih bekerja di sana hingga setahun setelah pensiun dipercepat, rumah kami selalu mendapatkan suply Coca-Cola minimal 1 krat setiap bulannya, dan sedari dita kecil banget, dita sudah minum Coca-Cola dan berbagai variannya yang tidak ditemui di Indonesia. Selain dengan cara dicampur susu (jadi Soda Susu) mama juga memiliki cara lain yang enak buat minum Coca-Cola, yaitu dengan cara memasukan kacang goreng kedalam botol Coca-cola.

Banyak sekali merchandise Coca-Cola yang ada dirumah, biasanya dibeli mama dengan cara menitip ke temannya yang lagi ke The Coca-Cola Company cabang Singapore. Salah 2 diantaranya adalah Radio berbentuk Botol dan Kaleng Coca-Cola. Mengapa diawal dita bilang kalau Coca-Cola dan Musik erat kaitannya dengan masa kecil ku? Karena selain selalu ngerecokin mama di kantor, kalau dirumah dita senang sekali bermain ditemani musik dan suara yang keluar dari balik kotak ajaib (baca: Radio) Coca-Cola mama itu. Bentuknya yang lucu dan sangat familiar membuat dita tidak bisa lepas dari radi0-radio itu, dan sampai sekarangpun 2 radio itu masih tersimpan rapih di dalam lemari mama.

Selain yang paling khas dari Coca-Cola selain rasanya, adalah Jingle iklannya. “Always Coca-Cola” menempel dengan erat di kepala dita sejak masih kecil dulu hingga sekarang. Dah tidak hanya jingle nya yang sangat catchy dan gampang diingat oleh orang, Coca-Cola selalu erat kaitannya dengan musik. Sejak jaman dahulu kala, Coca-Cola selalu mendukung kegiatan bermusik, sebagaimana pada tahun 1902 mensponsori penyanyi Opera Lili Nordica, tahun 1905 mendistribusikan lembaran musik, 1960an Coca-Cola mensponsori ‘Talentsville USA’ suatu acara kompetisi musik pertama. Lalu pada 1963 dengan kampanye ‘Things go better with Coke’ Coca-Cola bekerja sama dengan semua artis besar saat itu termasuk Aretha Franklin, The Four Tops dan Roy Orbison. di tahun 1990-an Coca-Cola bekerjasama dengan Sony untuk menciptakan CD in-pack, yang merupakan salah satu kolaborasi pertama antara sebuah merek dengan lebal rekaman. di tahun 2000 Coca-Cola mensponsori beragam acara musik global seperti Rock in Rio & Essence di New Orleans. Dan yang paling baru adalah di tahun 2009 Coca-Cola bergabung dengan artis-artis global seperti Cee-Lo Green dan Travis McCoy untuk membuat lagu ‘Open Happiness’ yang di Indonesia diadaptasi menjadi ‘Buka Semangat Baru’ yang dinyanyikan oleh Ello, Ipang, Berry Saint Loco, dan Lala.

Di Indonesia sendiri Coca-Cola meluncurkan sebuah program yang bertajuk Live Positively yang di luncurkan Oktober 2010 lalu, yang salah satu aspeknya adalah Active Healthy Living. Dimana Coca-Cola mendukung gaya hidup aktif yang sehat khususnya bagi kaum remaja melalui program-program olahraga dan musik. Diantaranya ada Sprite D’Plong yang merupakan kompetisi menyanyi sejak tahun 2006 yang pada tahun 2010 lalu berhasil menarik minat 910 grup band untuk ikut audisi dan 320.000 anak muda untuk menonton konser finalnya. Lalu Fanta The Play Musical yang pertama diselenggarakan di tahun 2010 yang berupa pementasan aksi panggung musikal pertama di Indonesia yang dimainkan oleh siswa-siswi di 11 Kota di Indonesia bersama dengan artis favorit mereka, dan juga ada Frestival yang juga pertama kali dimulai tahun 2010 kemarin yang diadakan di 10 kota yang merupakan ajang gaul anak muda untuk menikmati aneka kuliner khas Indonesia sambil menikmati suasana seru seperti nonstop musik.

Nah, tanggal 23 Maret 2011 kemarin, Coca-Cola dan Maroon 5 berkolaborasi unik yang baru pertama kali didunia dan dilakukan secara online selama 24 jam menciptakan lagu baru dan merekamnya langsung dari London, Inggris dan dapat disaksikan oleh seluruh penggemarnya di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Program acara ini bernama Coca-Cola Music 24 Hour Session dan di Indonesia dapat kita saksikan melalui situs Coca-Cola. Dan bagi yang twitteran selain bisa ngecek di twitternya Coca-Cola, juga bisa search hashtag #24Maroon5. Di London nya sendiri, proses pembuatan lagu ini diikuti oleh blogger dari 20 negara, dan Indonesia mengirimkan 2 orang perwakilan yaitu @endah dari band Endah and Rhesa dan juga @solehsolihun. Mereka berdua juga sempat livestraming dengan kita-kita yang datang menonton acara ini di The Only One Club di fX. selain melalui website dan twitter, acar tersebut juga bisa kita saksikan melalui FB Page nya Coca-Cola. Di fX sendiri kita dihibur oleh live music dari Mike’s apartment dan J-Rocks (yang mana dita juga ngefans banget sama mereka). Ketika di acara ini berlangsung, kan ada doorprize buat nonton langsung konser Maroon 5 di Bangkok pada tangga 23 April, dan blogger beruntung yang mendapatkan kesempatan emas itu adalah sahabat saya Dimas Novriandi, betapa beruntungnya dia ya… :D

 

Excited ya… Betapa teknologi bisa memperkecil ruang dan waktu. Menggunakan internet tidak perlu resah lagi sama yang namanya jarak. Kita disana bisa melihat Mas Adam Levine nya Maroon 5 bersama kawan-kawannya menciptakan sebuah lagu langsung diruang studio di London. Gimana gak excited coba, kan Maroon 5 sendiri bakalan menyambangi Jakarta pada tanggal 27 April besok ini, tapi sayangnya tiketnya sudah sold out. Bahkan dari seluruh Negara yang dilewati oleh rangkaian Tour Maroon 5 tahun ini, cuman Indonesia satu-satunya negara yang tiketnya sudah terjual jauh sebelum hari H nya. Dan saya termasuk yang paling sedih pas tau tiketnya sudah habis. Kapan lagi bisa menyaksikan Maroon 5 langsung dari dekat?? Padahal saya termasuk orang yang gak terlalu suka nonton konser musik kecuali musisi-nya yang benar-benar saya kagumi. begitu udah dinantikan, eh malah sold out.

Band yang bernama awal Kara’s Flowers ini sudah menelurkan 3 Album, ‘Song About Jane’ (2002), ‘It Won’t Be Soon Before Long’ (2007) dan ‘Hands All Over‘ (2010). Kalau ditanya lagu yang disuka apa aja, ada banyak, yang jelas This Love dari album Song About Jane masih jadi yang terfavorit. Selain itu masih dari album yang sama dita juga suka sana She Will Be Loved. Sedangkan dari Album kedua Won’t Go Home Without You dan Wake Up Call masih menjadi yang paling dita suka. Sedangkan dari album terbaru, dita suka Misery dan Never Gonna Leave This Bed. Lagu yang dita sebut terakhir masih terngiang-ngiang dengan jelas di kuping. So, dita bener-bener berharap bisa banget nonton Maroon 5 yang di Bangkok, secara yang di Indonesia sudah habis-bis-bis…

Berikut ini Video Clip Maroon 5 Never Gonna Leave This Bed… Enjoy

 

13 comments

  1. fiyaa says:

    asikkkk ya kegiatannya..
    Soal maroon Five, iya euy.. Lama ditunggu, giliran dateng malah sold out tiketnya… T.T
    Oia, theme song coca cola yang open happiness yang versi Korea juga asik loh mbak, yang nyanyi 2PM.. :D

  2. astiti says:

    Nice posting dit… Coca-cola company memang merk dagang yg mnrt gw pny program n kampanye yg cukup kreatif dan menarik, eksistensinya slama berpuluh2 tahun udah jd bagian dr khidupan kawula muda dr brbagai generasi… Gw doain semoga brhasil nonton mas adam levine cs di Bangkok yaaa…gudlak for you!!

Leave a Reply

CommentLuv badge