Dress Up Day with Fimela

Tanggal 27 September lalu, Dita diundang ke kantor Fimela dot com buat Dress Up Day bersama 9 orang blogger lainnya. Saat itu kantor Fimela disulap jadi ”butik” yang memamerkan aneka fashionable items dari 5 tren besar Fall Winter 2011 ini, yaitu Retro 60’s Look, Glitter & Glamor, Prints Play, Masculine Twist dan yang terakhir Sporty Look. Kita diharapkan nge mix and match pakaian-pakaian tersebut sesuai dengan karakter dan bentuk tubuh kita masing-masing. Selain itu kelar nyoba segala baju ini itu kita bisa touch up dengan make up dari  L’occitane. Terakhir setelah selesai sesi pemotretan kita mendapatkan hand massage dan membawa pulang fabulous goody bags dari L’occitane.

Gimana serunya Dress Up Day with Fimela? Yuk kita intip :D

Searah Jam: Glitter & Glamor, Prints Play, Retro 60’s Look, Masculine Twist

And this is the result :D (Poto & keterangan nyomot dari Website nya FIMELA Dress Up Day: 10 Blogger Bagi Tips Fashion & Beauty)

[Read more...]

Smart Shopping with Centro

Seperti yang sudah saya janjikan di postingan sebelumnya, mengenai apa saja yang saya belanjakan dengan voucer sebesar Rp. 1.500.000 dari Centro, maka inilah hasil “rampasan perang” yang saya peroleh…

Ketika mendapatkan voucher, langsung terpikir mau beli ini itu segala yang diperlukan. Tapi walau voucer nya didapat Gratis (hasil menang lomba) tapi tetap saja, ketika hendak memakainya dipikir baik-baik agar voucher tersebut dapat terpakai dengan baik dan maksimal. Salah satu jurus *halah jurus* yang daku terapkan adalah, mencari DISKONAN! Coba terus terang, siapa diantara kita yang gak tertarik dengan diskon? Dari total 19 items yang saya dapatkan setelah menghabiskan voucher tersebut, hanya 2 barang yang saya beli dengan harga normal, sisa nya kalau tidak lagi #SpecialPrice ya diskon, diskonnya pun bervariasi, dari yang diskon 20%, 25%, 30%, 50% bahkan ada yang tambahan 27% bagi pemegang Kartu Centro Friend.

[Read more...]

Bangga Batik

Batik sudah lama dikenal sebagai warisan budaya nusantara. Walau sejarahnya sangat panjang dan bahkan sempat di klaim oleh bangsa tetangga, sekarang kita boleh berlega hati karena UNESCO telah menyetujui batik sebagai Intangible Cultural Heritage yang dihasilkan oleh Indonesia. Sebagai rakyat Indonesia ada baiknya kalau kita mengenal dan meresapi kekayaan bangsa seperti contohnya batik ini misalnya dengan rajin mengenakan pakaian yang terbuat dari kain daerah.

Dari Dokumen sejarah yang ditulis dan dilukis di daun lontar, diketahui bahwa batik telah dikenal di nusantara sejak abad ke-17. Motif batik saat itu masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Seiring berlalunya waktu motif batik mengalami perkembangan dan beralih ke motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wajang dan masih banyak lagi. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, batik dijelaskan sebagai kain bergambar yang dibuat secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam (lilin) pada kain, yang kemudian diolah dengan cara tertentu.

Dita dengan batik biru bermotif burung

[Read more...]

So You Think You Can Style?

Tanggal 19 Oktober lalu, saya mendapat e-mail kalau saya terpilih jadi salah satu dari 10 finalis “So You Think You Can Style” yang diadakan oleh Centro.

Dear Dita,

Selamat! Kamu menjadi salah satu peserta CENTRO SO YOU THINK YOU CAN STYLE yang akan diadakan pada hari Sabtu, 29 Oktober 2011 di Centro Summarecon Serpong.
Be the most stylish in Jakarta and get a chance to win Centro Voucher Rp. 1.500.000!

[Read more...]

Darkness Inside Mind by Retail Therapy

demons’s grip: the darkness inside mind

inside every little girl’s mind
there’s always a box of wonderland
unconsciously
overcast, covered by a giant grey cloud
trying to drag her over

the harder she tries to ignore
the deeper she goes down
deeper… darker in the night
so delicate lost in the shadow…

Salah satu local brand favorit saya, Retail Therapy baru saja meluncurkan koleksi terbarunya, yaitu demons’s grip: the darkness inside mind. Saya nyaris tidak pernah bisa menahan godaan dari barang-barang setiap koleksi yang diluncurkannya, entah sudah berapa outer terutama cape yang sudah saya miliki, belum lagi sepatu, dress atau bahkan celana panjang dari brand ini yang telah menjadi penghuni lemari di kamar. Antusias banget pas tahu kalau Retail Therapy meluncurkan koleksi ini, karena ketika saya mengintip Lookbook nya ada beberapa items yang saya inginkan.

[Read more...]

Disain Seragam Untuk Pramugari Citilink Yuk

Buat yang baru kenal, mungkin gak tau kalau sebenarnya sejak masih jaman sekolah dulu, Dita itu paling seneng corat-coret gambar-gambar di buku. Bukannya dengerin Guru menerangkan pelajaran, eh, Dita malah asik menggambar di media apapun yang ada di hadapan Dita. Cita-cita selepas SMA pengen banget jadi Fashion Desainer dan sekolah di salah satu sekolah Fashion Desain yang kebetulan terletak tak jauh dari rumah. Tapi apa daya, orang tua tidak mengizinkan Dita untuk melanjutkan sekolah disana, pada Jaman Dita lulus SMA dulu belom banyak fashion desainer yang bener-bener sukses kecuali yang memag sudah punya nama. Orang tua Dita menganggap menjadi desainer itu bukan pekerjaan yang okeh, maka masuklah Dita ke Fakultas Kedokteran Gigi, karena menurut mereka, menggambar itu cuman Hobi, dan hobi tidak perlu disekolahkan. *yeah rite!*

Sampai sekarang keinginan untuk menjadi fashion desain belumlah pupus, secara sekarang banyak banget Disainer Muda Indonesia yang namanya berkibar, at least berkibar di kalangan muda mudi, dan Jaman sekarang, karya disainer dalam negeri mulai diangkat dan tidak dipandang sebelah mata lagi. Dari jaman masih kuliah dulu, Dita masih suka tuh nyari-nyari info adakah lomba desain pakaian, baik di majalah atau dari sekolah desain sekalian. Tapi emang belum mujur atau emang gak bakat *nangis dipojokan* sampai sekarang belom pernah menang lomba apapun. Kalau gak salah inget lomba rancangan baju terakhir yang Dita ikuti itu LPM 2007 *ya iyalah kalah, saingannya para desainer muda lulusan sekolah fashion desain* #siiigghh…

[Read more...]

It’s Revival Night Lights

Dunia fashion dan lifestyle yang selalu berevolusi dan terus bergerak maju, tentunya membuat majalah fashion selalu berlomba-lomba memberikan yang terbaik kepada pembacanya, apalagi di era modern sekarang ini dinamika fashion dapat dinikmati dalam berbagai media, tidak hanya cetak saja, seperti internet. Tapi bagi saya pribadi yang memang suka sekali dengan fashion dan tak jarang membrowsing dalam mecari panduan gaya paling hitz dan paling baru, peran majalah belum dapat benar-benar digantikan oleh internet. Beda rasanya memegang dan membolak-balik majalah dengan menyentuh tombol-tombol di laptop. Salah satu majalah yang Indonesia banget yang penuh dengan fashion spread yang memanjakan mata, artikel yang membangkitkan imajinasi dan sangat artistik.

Nah tanggal 13-15 Mei 2011 lalu, Clara Magazine dalam rangka relaunch image barunya bekerja sama dengan MAGNUM dan BCA mengadakan CLARA 360° DIARY di Pacific Place. Rangkaian acara tersebut dibuka dengan pagelaran fashion show yang diberi nama 360° CLARA REVIVAL NIGHT LIGHTS. Pada hari pertama tersebut, CLARA menghadirkan presentasi fashion karya 3 desainer muda yang sedang panas dibicarakan yaitu Andreas Odang, Kle dan Tex Saverio. Presentasi tersebut didukung oleh kolaborasi musik The S.I.G.I.T dengan Bina Seni Vokal (BSV) Choir. Yang tidak kalah penting, suguhan visual mapping karya Isha Hening dan Yolando Siahaya mampu menghadirkan suasa yang berbeda dalam fashion show tersebut. [Read more...]

Level One: Surga Belanja Karya Desainer Lokal Independen

Siapa yang hobi berbelanja?

Jujur saya suka sekali Shopping dan atau Window Shopping. Kalau ada yang mengatakan bahwa belanja itu merupakan salah satu terapi kesehatan, saya yang akan tunjuk tangan paling dulu. Ketika suntuk, stress dan lagi banyak masalah, saya biasanya lari ke pusat perbelanjaan terdekat untuk sekedar refreshing atau memang buat shopping. Bagi saya belanja tidak mengenal tempat dan waktu, tidak harus branded, atau merk buatan luar negeri yang terkenal. Bila memang niat saya bisa pergi belanja bersama teman-teman ke pasar Jatinegara mencari aksesori lucu atau ke pasar Senen buat mencari barang-barang second yang masih layak pakai dan bentuknya bagus serta unik. Saya juga termasuk penggemar Garage Sale, karena bagi saya barang bagus tidak mesti melulu harus mahal, baru dan up to date modelnya. Penting bagi saya untuk tetap bisa menjadi diri sendiri ketika berbelanja dan tidak hanya terjebak dalam arus trend mode masa kini.

[Read more...]

Apa itu #365fashionshuffle?

Kalau kata @chibialay:

DESPERATE ATTEMPT TO LOOK BETTER WITH LESS SHOPPING. 365shots project combined with the power of narcist. Each day I will photograph the wardrobe I am wearing and post it here, to remind myself that I have enough wardrobes already. So I can save more money.

kalau kata @ditut:

Mendokumentasikan apa yang kita pakai setiap hari selama setahun. Semacem #365shots tapi khusus fashion. Gak harus jadi gila shopping, tapi justru bikin kita kreatif memanfaatkan baju-baju lama yang ngendon di lemari dan aksesoris yang ada. Gimana kita nge-mix and match-nya. Selain itu, buat gue proyek ini bisa jadi library ide kalo lagi mati gaya gak tau mau pake baju apa :D .

Just be creative! Dan inget 1 hal, jadi stylish itu gak harus mahal. Tertantang? Yuk dimulai. Post di blog masing-masing apa yang kamu pakai tiap hari. Semakin unik semakin seru, semakin berwarna :)

[Read more...]

13 Kesalahan dalam bermakeup harian

Bermakeup memang suatu hal yang tergolong susah susah gampang. Kalau browsing internet, baca majalah, dengerin temen, ada berjuta cara menuju roma, eh, untuk dicoba. Sebenernya sebagai wanita, bermakeup adalah hal yang alamiah, pelan tapi pasti, karena emang harus dilakukan terus menerus dari yang hiasan ringan sampai berat, lama-lama pasti akan mahir dengan sendirinya.

Tapi…. Ada beberapa yang sebaiknya jangan dilakukan:

1. Foundation bikin wajah seperti memakai topeng.
Sebenarnya tidak juga, karena foundation adalah makeup base paling penting, yang harus diperhatikan adalah cara pemilihan warna dan cara pengaplikasiannya. Pilih foundation yang warna nya paling mendekati warna kulit kita. Jangan sok-sok pengen dibilang putih terus milih yang setingkat lebih terang dari warna kulit kita. Justru lebih baik pilih yang setingkat lebih gelap dari kulit kita, bila warna yang persis sama tidak ada. Lalu cukup pulas ringan foundation dengan sponge padat secara tipis dan merata.

2. Menggunakan concealer pada seluruh lingkaran mata.
Memakai concealer sebaik nya tipis saja bila tidak ingin terlihat seperti topeng, bila terlalu tebal hapus tipis-tipis dengan kuas

[Read more...]