dita's Pensieve

a place to store and review my random memories

Archive of ‘music’ category

A Love Journey with The Cardigans

Ketika tahu bahwa The Cardigans akan hadir di Indonesia, tepatnya Jakarta, saya kaget banget sekaligus senang sekali. Karena selama ini saya hanya dapat mendengar suara Nina Persson sang vokalis yang segar dan manis dan memiliki gaya berbeda dari band pop lainnya itu, melalui radio-radio kesayangan dan kaset-kaset the Cardigans yang saya miliki sejak kecil. Apalagi The Cardigans hanya memilih Jakarta sebagai kota satu-satunya di Asia Tenggara yang akan mereka datangi kali ini.

Film Romeo + Juliet yang diperankan Leonardo DiCaprio dan Claire Danes adalah moment pertama kali saya jatuh cinta dengan band ini. Lagu Lovefool melekat kuat diingatan hingga sekarang ini, dan terkadang dari bibir saya masih keluar senandung lagu itu. Setelah mendengar Lovefool, timbul keingintahuan saya akan band ini dan mulai mengkoleksi album-albumnya, yang saat itu masih berupa kaset.

(more…)

Resital Piano Wibi Soerjadi at Erasmus Huis

Ketika dalam perjalan menuju/dari Pameran Foto Raden Saleh 16 Juni lalu, Sambil lalu Saya mengatakan kepada Yudhi kalau ingin sekali melihat Pentas Ballet. Dia bertanya, “Kalau Resital Piano gitu suka gak?”, “Oh suka banget!! Aku punya beberapa anime dan live action tentang musik, seperti Nodame Cantabile.” Saya jawab.

Hingga akhirnya pada tanggal 20 Juni lalu, pergilah kami ke Eramus Huis untuk melihat Resital Piano nya Wibi Soerjadi. Berikut salah satu lagu yang dia mainkan Berjudul: Reminiscences de Robert le Diable, Valse Infernale S.413 (Meyerbeer) by Franz Liszt. Sebenernya Saya ingin menuliskan Songlist yang beliau mainkan, tapi sayang kertasnya ketelingsut… :|

[soundcloud url="http://api.soundcloud.com/tracks/50542756" params="auto_play=false&show_artwork=true&color=ff7700" width="100%" height="166" iframe="true" /]

(more…)

Video Terbaru Ayu Ting Ting Terinspirasi Atau Menjiplak?

Siapa yang tidak kenal Ayu Ting Ting. Penyanyi dangdut cenderung imut yang memiliki style berkiblat ke Korea. Emang pada dasarnya berparas cantik, kehadiran Ayu Ting Ting mampu memberi warna baru dan angin segar dalam dunia perdangdutan yang tadinya identik dengan goyang seronok.

Ting Ting penyanyi yang sebelumnya tenar melalui lagu “Alamat Palsu” Januari lalu mengeluarkan single terbaru berjudul “Sik Asik”. Video ini tayang perdana di salah satu tv swasta.

Terus pentingnya ngebahas ini apa dit?

Jadi, gara-gara bergaul sama Riwis, yang dengan senang hati menginfluence segala seuatu yang berbau Korea, maka jadi saya aware terhadap hal ini. Ternyata, Video Clip nya Ayu Ting Ting yang berjudul Sik Asik ini konon katanya mirip sama video clip nya Girlsband Korea 2NE1 yang berjudul “I Am the Best”. Ayu Ting Ting nya sendiri sih memang mengatakan kalau Video nya itu terinspirasi dari clip Korea. Dan kemiripan video Sik Asik ini sempat ramai di twitter, ada yang menghujat, tapi tak sedikit juga yang memaklumi.

(more…)

FullMetal Alchemist – Complete Best

Well, Thanks to Konser 20 Tahun L`Arc~en~Ciel di Epicentrum tanggal 10 Desember lalu, dan thanks to penyewaan komik di kampusku, diriku jadi membaca ulang komik FullMetal Alchemist. Dita memiliki kebiasaan kalau membaca komik terutama yang ada animenya, akan memasukan soundtrack anime tersebut ke dalam playlist dan mendengarkannya selama membaca komiknya.

Beberapa tahun lalu, pas lagi seneng-senengnya bikin mixtape, tiap minggu Dita akan memilih 7 lagu dan mengaplot serta posting di blog ini. Selang waktu berganti, hal tersebut dilupakan begitu saja. Sekarang sejak ada 8tracks, Dita jadi suka dengerin mixtape buatan orang lain (teman sendiri). Mixtape buatan dita baru dua, karena pada dasarnya diriku ndak kreatif. :mrgreen: Dulu, Dita pernah menulis tentang Soundtrack dari anime FullMetal Alchemist (FMA), nah sekarang sedikit mengulang, sekalian bikin playlist di 8tracks, so enjoy the soundtrack :)

(more…)

COCA-COLA & MUSIK: Menemaniku Sejak Kecil Hingga Dewasa

Walau Coca-Cola memang memiliki sejarah panjang yang telah berlangsung lebih dari 3 abad bersama musik, tapi masa kecil saya memang ditemani oleh Coca-Cola dan Musik secara literali. Mama dita bekerja di The Coca-Cola Company Jakarta selama 15 tahun sejak 1976-1991, dan kalau bukan karena keputusan mama untuk berhenti bekerja sejak dita masuk SD, dita rasa mama masih akan lebih lama lagi bekerja di perusahaan tersebut. Sedari masih bekerja di sana hingga setahun setelah pensiun dipercepat, rumah kami selalu mendapatkan suply Coca-Cola minimal 1 krat setiap bulannya, dan sedari dita kecil banget, dita sudah minum Coca-Cola dan berbagai variannya yang tidak ditemui di Indonesia. Selain dengan cara dicampur susu (jadi Soda Susu) mama juga memiliki cara lain yang enak buat minum Coca-Cola, yaitu dengan cara memasukan kacang goreng kedalam botol Coca-cola.

Banyak sekali merchandise Coca-Cola yang ada dirumah, biasanya dibeli mama dengan cara menitip ke temannya yang lagi ke The Coca-Cola Company cabang Singapore. Salah 2 diantaranya adalah Radio berbentuk Botol dan Kaleng Coca-Cola. Mengapa diawal dita bilang kalau Coca-Cola dan Musik erat kaitannya dengan masa kecil ku? Karena selain selalu ngerecokin mama di kantor, kalau dirumah dita senang sekali bermain ditemani musik dan suara yang keluar dari balik kotak ajaib (baca: Radio) Coca-Cola mama itu. Bentuknya yang lucu dan sangat familiar membuat dita tidak bisa lepas dari radi0-radio itu, dan sampai sekarangpun 2 radio itu masih tersimpan rapih di dalam lemari mama. (more…)

Keep Doing What You Love

Sepertinya drama musical akhir-akhir ini jadi booming ya. Setelah Jakarta Love Riot yang terakhir saya saksikan di Gedung Kesenian Jakarta, dalam waktu dekat akan ada Ali Topan The Musical, yang pastinya akan saya tonton juga kalau ada kesempatan. Sebelumnya, sempat ada Musikal Laskar Pelangi, yang katanya akan diulang kembali pada saat bulan libur anak sekolahan, Onrop, Gita Cinta The Musikal yang tak sempat saya tonton *nangis gero-gero* dan Pangeran Bintang dan Putri Embun di Jogja.

(more…)

Beautiful [NeYo] Monster

Sabtu 22 Januari lalu, dita bahagia banget karena bisa menyaksikan konser NeYo. Ya walau gara-gara akumulasi capek akhirnya menyebabkan dita terkapar selama beberapa saat *menyalahkan sakit jadi gak apdet-apdet blog* :p Tapi konser NeYo tersebut merupakan satu-satunya konser musik yang saya tonton karena saya suka. So pasti jadinya excited banget, ples deg-deg-an. Soalnya selama ini selalu pergi nonton konser bareng temen, sedangkan kali ini dita nonton sendirian, walau tau ada beberapa teman yang juga nonton tapi mereka kan sambil bertugas jadi daku gak mau mengganggu ketenangan mereka.

Berangkat dari rumah jam 6 sore, udah agak takut gak dapet parkir, tapi untungnya masih dapet parkiran yang bersahabat, secara si penyelenggara @Sentralive bilangnya open gate jam 4 sore (gate luar kali ya?) sementara di tiket open gate jam 6 (apakah gate dalam?). Sampai sana ngambil tiket dulu (dita dapet tiket Neyo ini dari @smartIndonesia, karena ikutan kuis #Smart4NeYo.  Btw, si Smart for Two ini mobil mungil nan romantis yang cuman buat ber-2 itu, yang lain berasa ngontrak :) ) Setelah ngambil tiket, berhubung antrian sudah panjang mengular, maka dita memutuskan untuk nyemil dulu sambil ngaso, eh malah ketemu sama Aya, jadilah kita berpose di mockup nya NeYo sambil menanti gate dibuka.

(more…)