Archive of ‘friends’ category
Sesungguhnya dalam setiap menjawab pertanyaan di twitter itu terselip curhat. ~ Imam, 2012
Senin 24, Desember lalu, saya sedang duduk-duduk bersantai bersama Mamski di suatu kedai di bilangan Cikini sana, Lalu terjadilah suatu adegan yang membuat saya menelurkan sebuah twit berbunyi:
Dan ternyata banyak mention (baik yang berupa jawaban singkat ataupun curhat) yang saya terima. Berikut diantaranya: (more…)
Ah pasti semua pernah denger tentang “Adek-Kakak” Angkat… tapi kata ANGKAT disini bukan dalam makna adek-kakak karena adopsi, bukan juga “Adek-Kakak” ketemu gede seperti yang suka diperbincangkan, karena kalo adek kakak ketemu gede itu bahasa lain dari pacar khaaann…
“Adek-Kakak” angkat yang dita maksud murni ngangkat kakak adek (pake deklarasi loh, bukan kaya pertemanan yang mengalir begitu saja). tujuannya apa sih ngangkat adek atau kakak? Kayak kurang kerjaan saja?
Terus terang saya emang kurang kerjaan… XD
Bagi saya yang terlahir sebagai anak tunggal, ndak pernah merasakan kasih sayang kakak atau adik… jadi karena itulah sejak kecil, saya lebih mudah deket sama orang2 yang usianya diatas saya, atau dibawah saya… Dan juga karena inisiatip yang sangat tinggi… (masih inget banget nih) Saya pertama kali ngangkat adek pas kelas 5 SD…
(more…)
Beberapa waktu yang lalu (kira-kira bulan November 2009), saya melakukan suatu diet yang aneh, dan sempat dipertanyakan oleh beberapa orang (offline maupun online). Apa/kenapa aneh? soalnya saya gak makan nasi *lirik simbok Venus, faniez, iphann dan Dimas yang sempet nanya*. Masih keinget banget pas JFW 09 saya dateng sambil bawa bekal sebutir kentang rebus dan sebutir telor rebus, dan ditatap aneh oleh beberapa orang teman. Beberapa kali di twitter juga sempat ditegur oleh teman yang heran dan bertanya kenapa gak makan nasi? diet carbo kah? Tapi gak juga sih, soalnya daku toh menyantap kentang dengan lahapnya. Banyak yg bilang, diet carbo gak boleh terus menerus, wiken harus istirahat makan sepuasnya, ada juga yg bilang diet carbo yang bener, gak makan carbohidrat sama sekali, bukan cuman nasi seperti saya, dan ada juga yang bilang (termasuk dokter gigi favorite saya) kalo nasi itu harus, tapi di taker, jadi cuman secangkir kecil aja sekali makan jangan lebih, ada juga yang bilang, ganti aja dit sama nasi merah. Tapi diriku mah tetep aja ngejalanin diet suka-suka yang diriku lalukan selama itu, yaitu gak makan NASI titik.
(more…)
Suatu hari saya pernah denger kata-kata seperti ini dari mulut teman dari teman saya.
A great shoe can make a $20 outfit look like couture, and a poorly constructed shoe can make couture look like a cheap knockoff.

Well it’s very true. Bagi para shoes Fetish pantang banget donk pake sepatu yang gak nyambung (bukan gak matching) sama outfit yang kita kenakan. Hal itulah yang menyebabkan mata saya selalu berbinar kalau melewati toko sepatu. Ya, saya seorang shoes fetish, tapi saya yakin, masih lebih banyak lagi yang gandrung sama sepatu melebihi saya *lirik @chrissst yang di Belanda*. 
Nah bulan lalu, pas bulan kelahiran saya, terbersitlah ide untuk memanjakan diri sendiri, dengan menghadiahi diri saya sepatu yang banyak pada bulan itu. Dan walhasil saya sukses menambah 4 buah koleksi sepatu saya dalam 1 bulan itu saja. Masih terlalu dikit yak? Ya maklum deh, badget kan terbataaassss. 
(more…)
Baginya, hidup itu adalah takdir. Sudah digariskan yang Kuasa, kita tinggal menjalankannya sekuat tenaga tanpa mengeluh. Bagi saya, selalu ada banyak jalan menuju Roma, disaat satu pintu tertutup akan terbuka pintu atau jendela lain. Perbedaan itu yang sempat menjadi diskusi diantara kami. Mimpi. Selama kita masih bermimpi, suatu saat semua yang kita impikan itu akan kita raih. Saat kita berhenti bermimpi, maka semua itu hanya akan jadi ilusi belaka. Hilang, bagai lilin yang nyala apinya ditiup, padam menjelma menjadi kumpulan asap, lalu raib.
(more…)
Masih membicarakan 2 pria ganteng yg itu, sebagaimana sepaket teman nonton yang setia, minggu kemarin yang kebetulan bertepatan dengan hari Valentine, setelah maksi berjamaah kami merayakan nya dengan menghadiri launching buku Adriana, Labirin cinta di kilometer nol, karangan Fajar Nugros yang berduet dengan Artasya Sudirman. Dan pada hari ini (16 feb), buku itu telah habis saya lumat dalam sekejab, soalnya ceritanya bagus sih (akan di review di lain posting)
(more…)
– Khansa LaiQa Al-Fayyaz, 24-01-2010 –

(more…)