Kamu. #tentangkamu #haripertama

Kamu.

Setiap pagi aku terbangun, dengan bayang suram wajahmu dalam mimpiku. Samar. Sulit untukku memastikan siapa kamu yang selalu hadir di mimpi itu.

Apakah aku mengenalmu?  Atau kamu hanyalah khayalanku? Semua terasa begitu sempurna, we’re a perfect couple, hingga aku tersadar bahwa itu hanya mimpi.

Siapa kamu sebenarnya? Dimana aku bisa menemukanmu? Seseorang dari masa laluku, atau datang dari masa depan?

Hanya wajahmu yang selalu terlupakan di pagi hari. Aku ingat renyah suaramu. Harum tubuhmu, gelak tawamu. Rengkuh lenganmu di tubuhku. Ah, aku lupa, ternyata namamu juga aku tak tahu.

Aku memanggilmu kakak, dalam mimpiku. kita begitu dekat di hati, namun jauh dalam jarak. Continue reading →

baik salah! jahat salah! gimana donk?

Di suatu sore yang cerah seorang teman datang mengadu padaku,

“kamu tau gak… aku binguuunnggg….”

“kamu bingung kenapa?” tanya ku

“aku bingung dit. serba susah.”

“ya apanya yg serba sulit” aku semakin gemes mendengarnya.

“kamu tau kan si anu?”

“iya, kenapa dia?” aku makin tertarik begitu dia menyebutkan nama.

“aku sebel! masa dia bilang ke orang2 kalo aku suka sama dia”

“lalu kamu suka juga apa ndak?” aku semakin penasaran sama dirinya.. maklum temanku sudah terlalu lama menjomblo…

“ntah lah dit. sepertinya sih ndak. kalau pun misalnya aku suka jadi ilfill.” begitu jawaban teman ku itu.

“childish banget dit. masa aku kasih perhatian dikit, dia langsung ngadu kalo aku suka sama dia. padahal aku kan juga bisa berbuat yang sama ke orang lain, kebetulan saja saat itu yang ada dia”

“kamu tau kan dit, aku orangnya gimana? aku emang begini, baik sama semua orang, gag cewe gag cowo.”

Continue reading →

Sayang.. pacarmu itu kakakmu!

secret“Papa kan udah pernah bilang kalau kamu gak boleh deket-deket dia lagi!”

“emangnya kenapa sih pa? Dhika kan baik!” Teriak Astrid.

“nilai-nilainya selalu bagus, wajahnya juga tidak jelek, dia selalu mengantar Astrid pulang. Dia peduli dan sayang sama Astrid”

“Dia selalu ada buat Astrid! gag kayak papa!” Astrid berlari ke kamar lalu membanting pintu.

“Selalu! kamu selalu lari kalau papa lagi ngomong!”

Terdengar teriakan dari dalam kamar “Astri bosen, denger papa ngomong jelek mulu tentang Dhika! Astrid pusiiiiiinggg!!!!”

“Tapi yang papa bilang itu kan bener.”

“Bodo!”

Astrid menangis didalam kamar, tidak mengerti mengapa papanya akhir-akhir ini selalu marah soal Pacarnya itu. padahal sebelumnya papa sangat baik pada Dhika, ntah kenapa sejak sebulan belakangan sikap papa berubah 180 derajat. Papa yang tadinya juga sayang sama Dhika, sekarang menjadi sangat benci seakan-akan Dhika merupakan kutu yang harus diinjek sampai mati.

Continue reading →

#Aska

Semalam diperjalanan pulang dari #JavaJazz2010 iseng membuka twitter, secara kebetulan timeline saya agak sepi (mungkin efek banyak yang lagi konsen di #JJF, dan disana sinyal agak sedikit bikin gregetan) mata saya menangkap sebaris tulisan yang agak misterius. Karena penasaran, maka tangan saya tertarik untuk meng-klik hashtag #Aska yang ditulis oleh seseorang  yang saya Follow. After reading the #Aska story, completely I cried outloud.. shame on me :'( Yess! the main character in this story is so me… So I know how he will feel if he knows the truth..

Continue reading →

#certwit, cerita via twitter (no tittle yet)

dan ketika penyihir itu mengayunkan tongkat nya. debu bintang dan kilatan bersemburan. bibirnya mengucap mantra. menghentikan sepersekian –detik hidup saya. lalu gelap.

dalam gelap, sambil mengerlipkan mata. saya mencoba melihat. masih gelap. kepanikan melanda. dimana saya? DIMANA SAYA?

seketika sejuta cahaya menyeruak. menyilaukan mata. lalu lalang manusia. bunyi alat bantu pernafasan. teriak panik suster. dokter berlari.

Continue reading →

cerita sandal jepit

gadis itu menengok kiri-kanan, matanya mencari-cari apakah ada petugas yang melihat kehadirannya disitu. lalu perlahan dia mencoba jalan berjingkat-jingkat sepelan mungkin supaya tidak terdengar langkah nya. setelah beberapa kali lagi memastikan bahwa tidak ada yang melihat, gadis itu baru merasa lega dan santai. mondar-mandir di konter majalah, pesen minum di pojok kopi, sambil sesekali berani melirik ubertwit di blekberi nya. semakin lama, semakin santai dan yakin, bahwa dirinya ndak bakalan diusir keluar sama satpam.

Continue reading →