1000 Startup Digital, Untuk Sistem Kesehatan Indonesia yang Lebih Baik

Nama saya Dita Firdiana, saya seorang dokter gigi. Saya percaya sebagai seorang dokter kita punya tugas yang tidak sedikit apalagi ringan. Tugas kita menyembuhkan penyakit gigi dan mulut pasien-pasien yang datang ke tempat kita praktek, tapi sebenarnya ada tugas yang lebih penting dari sekedar mengobati.

Apa tugas tersebut?

Sesungguhnya yang sering dilupakan, dalam dunia kedokteran atau kesehatan, dikenal istilah pelayanan kesehatan. Apa saja yang termasuk didalamnya, yaitu Promotif, Preventif, Kuratif, Rehabilitatif.

Continue reading →

SARIAWAN apa, mengapa dan bagaimana?

Sebenernya udah lama banget mau nulis tentang ini, cuma karena satu dan lain hal (termasuk karena hampir satu tahun yang lalu saya dan partner di Difa OHC di SOMASI sama suatu obat dengan merk A), jadilah di tunda terus. Namun, akhir-akhir ini menemukan masih banyak sekali orang yang salah kaprah mengenai sariawan, mau ndak mau, sebagai dokter gigi, saya merasa berkewajiban untuk meluruskan rumor/hoax/mitos yang berkembang di masyarakat.

Apa sih sariawan itu? Luka seperti apa yang bisa disebut sariawan? Kenapa bisa ada orang yang sering mengalami sariawan dan ada yang tidak? Terus gimana cara mengobati sariawan? Nah, postingan ini bertujuan untuk membuka mata masyarakat tentang apa itu Sariawan serta seluk beluknya dari sisi medis. Oh iya, berhubung salah satu partner saya di Difa Oral Health Center adalah seorang dokter gigi spesialis Penyakit Mulut, jadi poster-poster yang akan ada di postingan ini adalah milik DifaOHC dan konten nya dibuat oleh beliau.  

 

Continue reading →

Gigi Patah/Retak Harus di Apakan?

Jadi begini.. Semenjak sebulan yang lalu, saya punya pekerjaan baru *halah* yang membuatku ikut terus belajar. Lagian manusia juga hakikatnya belajar terus menerus seumur hidup kan ya.. Pekerjaan saya yang baru itu sebut saja sebagai In-House Dental Consultant di suatu Agency Digital. Karena itulah akhirnya saya  tergerak untuk update mengenai kesehatan gigi di blog ini setelah sekian lama gak pernah nulis tentang gigi-geligi. Kalau mau baca-baca postingan lamaku yang Bicara Gigi, silahkan langsung ke halaman ini ya..

tooth-fracture-mild-300x203Oh iya, akhir-akhir ini twit #BicaraGigi juga sudah mulai hadir kembali. Kalau ada yang mau bertanya seputar kesehatan gigi, langsung mention daku saja ya di twitterku.. Nah bahasan mengenai Gigi Retak atau Gigi Patah kali ini, juga berasal dari serial twit #Bicara gigi pertengahan Februari lalu, setelah seorang teman dekat japri menanyakan giginya yang patah.

Sedikit pembukaan dari saya, menurut data PDGI, 69,3% orang Indonesia yang mengeluh sakit gigi, mencoba mengobati sendiri dengan cara yang belum tentu benar. Padahal perawatan dan pengobatan yang gak tepat bukannya cuma tidak menyembuhkan penyakitnya, tapi bisa jugamalah akan memicu penyakit lain yang lebih berbahaya.

Nah kalau ada gigi yang patah atau retak harus diapain sih? Jawaban saya: Tergantung, patah/retaknya seperti apa.. Continue reading →

Gigi Sensitif itu apa?

Udah lama banget kayaknya Dita gak nulis soal per-gigi-an, sejak postingan terakhir ini. Nah enaknya sekarang ngebahas apa? Kayaknya Gigi sensitif lagi banyak berseliweran di Timeline twitter. So, mari kita bahas soal gigi sensitif.

Sekilas Tentang Gigi Sensitif:

  • Tau gak kalau 45% orang di Indonesia merasakan ngilu karena gigi sensitif saat mengonsumsi makanan/minuman dingin, panas, manis, ataupun asam (Ipsos Indonesia, 2011)
  • 52% orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki gigi sensitif tanpa memeriksakannya ke dokter gigi (Ipsos Indonesia, 2011)
  • Gigi sensitif (hipersensitivitas dentin) adalah sensasi yang dirasakan ketika saraf di dalam dentin gigi terekspos lingkungan, bervariasi mulai dari iritasi hingga rasa ngilu yang intens dan menusuk. Sensasi dapat dipicu oleh udara dingin, tekanan udara tinggi, pengeringan, gula, asam, atau tekanan pada gigi
  • Penyebab paling umum adalah abrasi gigi (hilangnya lapisan gigi atau kerusakan gigi secara mekanis) akibat penggunaan sikat gigi yang terlalu keras atau penyikatan yang tidak benar. Studi juga membuktikan bahwa konsumsi makanan atau minuman asam berlebihan juga dapat menyebabkan erosi pada gigi dan mengakibatkan gigi sensitif.
  • Pencegahan tentu saja dengan menghindari gaya hidup yang memicu timbulnya gigi sensitif yaitu menyikat gigi dengan cara yang benar, tidak secara terus menerus mengkonsumsi makanan dan minuman yang ‘ekstrim’ langsung bergantian (dingin-panas-asam) dan selalu merawat kondisi gigi dengan benar serta konsultasi check up rutin ke dokter gigi.

Jadi begini.. Gigi sensitif adalah masalah umum yang sangat tidak menyenangkan. Lalu mengapa gigi bisa jadi sensitif dan apa yang harus dilakukan bila memilikinya?

Gigi sensitif merupakan kondisi di mana gigi bereaksi terhadap makanan atau minuman yang panas, dingin, manis atau asam. Bila kita memiliki gigi sensitif, meminum minuman bersoda yang dingin atau memakan cokelat bisa tiba-tiba menyebabkan nyeri hebat pada gigi. Rasa sakit terasa tajam (ngilu), seperti tersengat listrik dan biasanya hanya berlangsung beberapa detik.

Continue reading →

Jaga Gigi Bayimu Sejak dalam Kandungan

Tahukah Anda, Walau gigi erupsi untuk pertama kalinya pada usia 6-8 bulan setelah bayi lahir, tapi terbentuknya benih gigi pada janin seperti halnya organ tubuh lain telah dimulai sejak usia kandungan 4-5 bulan.

Mungkin Anda termasuk yang berfikir bahwa kesehatan gigi  cukup hanya dengan memelihara kesehatan rongga mulut setelah gigi tumbuh. Tentu saja hal tersebut tidak tepat. Perlu dipahami bahwa ada persiapan yang harus dilakukan seorang ibu yang sedang mengandung agar anaknya kelak memiliki gigi yang sehat sejak dalam kandungan.

Mungkin terdengar sepele, tapi kesehatan umum seorang ibu hamil turut mempengaruhi perkembangan gigi-gigi si kecil. Proses pembentukan gigi pertama kali terjadi di sekitar awal trimester kedua kehamilan dan proses ini terus berlanjut hingga anak berusia sekitar 15 tahun saat seluruh gigi tetap terbentuk sempurna. Segala sesuatu yang terjadi di awal trimester kedua kahamilan akan mempengaruhi kualitas gigi, baik bentuk, ukuran, warna, dan strukturnya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan bunda ketika sedang mengandung haruslah diperhatikan demi tumbuh-kembang gigi sang anak .  Continue reading →

Jadwal tumbuh kembang gigi susu

sudah berlalu agak beberapa lama, dita pernah ditanya soal urutan tumbuh kembang gigi susu oleh seorang gigi-susuibu, yang saat itu anaknya sedang demam curiga mau tumbuh gigi. oleh karena itu, postingan kali ini membahas usia pertumbuhan gigi susu.

Gigi sulung atau biasa juga disebut gigi susu adalah gigi yang muncul di gigi bayi dan menetap disana selama beberapa tahun sebelu akhirnya tanggal dan memberikan ruang bagi gigi permanent yang akan tumbuh setelahnya. jumlah gigi susu adalah 20 buah yaitu: 8 insisive, 4 caninus dan 8 molar.

Continue reading →