"Archipelago" Esmod Reunion Show

Pada Show reuni Esmod tanggal 17 Mei di Jakarta Fashion & Food Festival yang bertemakan Archipelago, yang terinspirasi dari negeri Indonesia. Sebanyak 10 desainer berbakat alumni Esmod dari angkatan 1999 hingga 2009, mencoba menggali kreatifitas berdasarkan originalitas, budaya yang beragam dan kekayaan alam yang berlimpah, serta bangunan bersejarah yang menjadi saksi berkembangnya dunia mode hingga sekarang ini. Rancangan busana ready to wear dari perancang Esmod menyasar segmen lebih beragam -varian busana lebih kaya- dan menyasar pasar busana pria terutama remaja. Bahkan Shidiinki dan Patch mengeluarkan koleksi pakaian pria saja pada show ini.

Imelda Kartini memamerkan karyanya yang bertema “Etno Nation”, yang mana terinspirasi dari bahan-bahan tradisional di Indonesia yang belom banyak tergali, seperti kain Sumba dan batik dan juga menggabungkan unsur modern seperti denim.

Saya pribadi suka dengan aksen rajutannya, serta sepatu boots yang dibuat dari bahan yang sama dengan pakaian-pakaiannya..

Poppy Karim, perancang yang lebih dikenal dengan desain kebayanya, kali ini tampil beda dengan produk ready to wear. Lewat label Poppy by Poppy Karim mengusung konsep tradisional yaitu “the Simply of Jepara”, namun tetap dikolaborasikan dengan unsur modern. Batik yang unik dikombinasikan dengan ukiran Jepara.

Walau warna-warna batik yang dipakai adalah batik yang sudah umum kita kenal, tapi gabungan dengan unsur ukiran Jepara membuat baju-baju yang dihasilkannya sangat chic. Me, want one :D

Tasya Ascobat tampil dengan tema “Romance of the Otori”. Ia terinspirasi dari novel epic “Tales of the Otori” karya Lian Hearn, digabungkan dengan interpretasi sisi feminin yang diambil dari fotografi bunga karya Noyoshi Araki, sehingga mencerminkan sisi optimisme romantis wanita aktif.

Well terlalu romantis kalo menurut saya. By the way, trench coat coklat dengan detail bahu itu keren. kalo punya cowo, mau deh suruh dia pakai itu, kesannya gagah kayak detektif jaman dulu. sedangkan yang buat wanita, jas putih nya cantik, terutama berkat detail pada bagian kerah.

Albert Yanuar menampilkan koleksi yang berbeda. Koleksinya mampu membawa kaum hawa masuk ke dalam dunia imajinasi di masa kecil, dunia para peri. Sesuai dengan temanya yang berjudul “Fairytrophia”, Albert menyuguhkan gaun siap pakai dengan detail bordir dan print motif flora yang cantik.

Khusus Albert komen saya akan sangat subjektif. Saya selalu suka koleksi-koleksinya dia, apalagi tema kali ini sangat cute dengan warna-warna yang irresistable buat wanita.. kyaaa… Pertama kali lihat, seperti Alice in Wonderland, detail asesorisnya pun tak kalah cantik, dengan buanga-bunga, gelang, hiasan kepala dan korsase, sungguh sulit untuk ditolak.

Sedangkan Dayu Fridayani yang menetap di Bali dan banyak menemukan inspirasi dari Bali, sehingga ide kreatifnya dituangkan dalam koleksi yang bertema “L’amoureuse”. Koleksi yang bermotif bunga dimana-mana.

Saya pribadi tidak terlalu suka baju-baju dengan floral print, selain karena rame banget, tidak cocok dibadan saya, yang gak kutilang dara ini. Tapi dress ber-capuchon-nya Dayu tampak cantik dan membuat saya jadi ingin memilikinya.

Intan Ayundavira, Dian Suryani & Shirleen Salim tampil dengan brand mereka yang bertitel Shidiinki. Mereka memamerkan koleksi dengan tema “.fun project 03.” sporty casual yang ringan dan nyaman, serta berdaya pakai tinggi. Inspirasinya datang dari gaya feminin dan semangat muda, tetapi diaplikasikan dalam desain busana pria muda yang berkesan playful. ditujukan untuk usia 17 hingga 25 tahun.

Ketika para model berjalan di runway, komentar pertama saya “Gosh! gak semua teman lelaki ku bakal sukarela mengenakan baju Shidiinki ini”. tapi setelah semua model keluar, saya berfikir ulang, warna-warna nya SERU! inovatif dan berani. Para pria dengan nyali besar dan senang dengan tantangan, mungkin bakal suka. Lagian karena baju-bajunya cenderung agak feminin buat cowo, jadi bisa dipake gantiankan sama cewenyaaa.. multifungsi.. soalnya saya pribadi suka sama baju-baju ini. dan sepertinya seru juga kalau yang makai perempuan. kinda funky :D

Dan desainer Sapto Djojokartiko mengusung tema “Klimt”, hadir dengan koleksi berbeda daripada desainer lainnya. Sapto menonjolkan unsur edgy dan elegan yang menjadi kekuatan tersendiri pada setiap desainnya.

Kesan pertama Gold, Metalic, n Futuristic. Ngeliat koleksinya jadi inget Lady Gaga. By the way, I love all of the shoes.. :D

Evelyn Fransisca & Devi Natalia melalui brand Syndicate, ingin mendadani wanita terlihat lebih chic. Evelyn terinspirasi dari gambaran wanita urban dengan karakter edgy, independent dan seksi. Syndicate dengan tema rancangan “eye wear” menampilkan siluet dan potongan menarik yang ditampilkan dalam warna-warna yang dominan.

Yang pertama kali mencolok perhatian adalah kacamata dan sepatu yang berbahan sama dengan pakaian yang dikenakan. Warna hitam, merah, hijau dominan digabung dengan brokade menjadikannya cantik dan unik. Edgy banget :D

Dian Suryani & Christina Erika tampil dengan brand Patch yang terinspirasi dari tampilan yang smart dan casual look dengan tema “Escape”. Mereka menampilkan koleksi busana pria yang sangat nyaman bila dikenakan saat traveling, namun tetap membuat penampilan pria terlihat lebih trendy.

Kasual, unik, asimetris, dengan warna-warna kalem yang tidak mencolok mata. Jaket yang ada aksen kerutnya itu bagus.

Last but not least, Jeffry Tan dengan judul ”Paradiso Perduto” mempersembahkan koleksi untuk mereka yang mempunyai karakter kuat, yang begitu menyukai tantangan. Koleksi milik Jeffry banyak didominasi dengan warna-warna hitam.

Setelah koleksi yang sangat mencengangkan di JFW 09/10, koleksi Jeffry kali ini jadi tampak biasa saja, karena tidak seheboh koleksi yang sebelumnya. Tapi garis dan desainnya memang selalu nyentrik dan tidak biasa, me love dress one with  pink skirt.

Terbukanya kesempatan bagi para perancang muda untuk mengadakan fashion show seperti ini, dan dukungan penuh dari almamater membuat mereka semakin percaya diri untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya. Selain itu disini mereka juga mendapat kesempatan untuk bertemu calon buyer yang lebih serius dan terbantu dalam mempromosikan label mereka.

Kalau kamu suka yang mana? :lol:

Photo by: Rifki

————————————————

silahkan klik gambar-gambar diatas untuk melihat resolusi yang lebih baik… :D

mau lihat foto-foto yang lainnya, bisa intip di FB page iniPhotobucket album ini, atau langsung ke bagian gallery :)

2 comments

Leave a Reply

CommentLuv badge