7 Dosa Besar terhadap Rambut

Rambut adalah mahkota wanita. Wanita mana yang ingin merusak rambutnya. Justru segala macam cara akan dilakukannya demi mahkotanya tampak menarik, dari me-rebonding, ngecat warna macem-macem dan masih banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk membuat penampilan lebih menarik.

Kemarin sambil duduk manis menanti pasien di kampus, dita duduk sambil ngobrol sama temen yang sama-sama jilbaban. Dia mengeluhkan kalau rambutnya makin lama-makin rontok. hal yang sama juga terjadi pada diriku. Awalnya dita tidak terlalu menyadari kalau kerontokan melanda rambut ini, padahal tanda-tandanya semakin jelas setiap kali sisiran rasanya rambut yang tertinggal di sisir semakin hari semakin banyak. :’O

Obrolan itu juga mengingatkan bahwa beberapa waktu belakangan ini, dita lagi mencari shampoo yang cocok, yang mengurangi rambut rontok, masalahnya dirumah tuh dita jarang menggunakan 1 merk shampoo yang tetap. Bukannya karena doyan gonta ganti, tapi karena kepraktisan, ngikut shampoonya orang rumah aja gitu. Dulu, rambut dita itu panjang dan tebal, karena pas masih kecil mama rajin banget ngolesin minyak kemiri seminggu sekali ke rambut dita. Tapi sekarang, sedih banget kalau mengingat masa itu.

Semua berawal sejak memakai jilbab (tapi bukan berarti karena ini jadi pengen lepas jilbab yaaaaa). Awalnya dita pikir pakai Jilbab itu ada banyak enaknya, sang mahkota terlindung dari sengatan langsung Matahari, dari debu kotor jalanan, karena toh sang rambut tertutup dalam jilbab ini. Tapi ternyata selain ada sisi baiknya, ada sisi jeleknya juga. Dengan jilbaban, sang rambut jadi sulit bernafas, karena dikurung setiap hari (lebih dari 12 jam rata-rata perharinya) didalam kerudungan, selain itu karena rambut dita cukup panjang, maka sang rambut kudu diiket dan bahkan lebih jahat lagi harus di cepol selama lebih dari 12jam/hari dan hanya bebas lepas selama dirumah dan waktu tidur saja. *malangnya rambutku*

Kembali ke cerita bersama teman dita yang jilbaban tadi…..

Dia cerita, pas creambath dan potong rambut ke salon baru-baru ini, dia diceramahin sama hair dressernya. Hair Dressernya sibuk bercerita soal 7 Dosa Besar terhadap Rambut. WHAAATT?? apa pulak ituuu??? :O Sementara kuping mendengarkan ocehan sang teman, tangan dita sibuk googling tentang 7 Dosa Besar terhadap Rambut itu…

Kalau 7 Deadly Sins pada tau gak? kalau di bahasa Indonesiakan mungkin artinya 7 Dosa Besar yang tak Terampuni (bukan versi Islam sih, tapi menurutku diterapkan dalam agama kita juga bisa, dan terutama dalam rambut kita, secara kita lagi ngomongin rambut). Ke 7 Dosa Besar itu adalah: Pride (Kesombongan), Anger (Kemarahan tak terkendali), Envy (Iri), Lust (Nafsu), Gluttony (Rakus/Tamak), Greed (Serakah) and Sloth (Kemalasan).

Ternyata inilah 7 Dosa Besar yang sering kali kita lakukan ke Rambut yang notabene adalah Mahkota Wanita dan sering kali berakibat buruk ke rambut tersebut:

Pride

Ingin menjadi yang terbaik, lebih dari semua orang lain (sebenernya sih bagus ya?). Dalam hal yang berkaitan dengan rambut, dirimu rela di bully sama salon, maksudnya, apapun acaranya yang penting nyalon dulu. Lalaikan segala pekerjaan demi hair treatment, Rambutmu harus terlihat perfect selalu, kalau perlu sang hair dresser pun harus bisa dipanggil 24 jam dan melayanimu kapan pun kamu butuhkan, padahal sarannya pun mungkin akan kamu abaikan dan hanya keinginan dan permintaanmu yang harus dilakukan. Padahal dengan terlalu sering melakukan perawatan di salon, itu artinya setiap kali habis cuci rambut, maka rambutmu akan dikeringkan oleh hair dryer.

Anger

Perasaan marah dan benci yang tidak terkontrol. Dalam rambut berlaku seperti, dirimu suka meninggalkan hal-hal dasar. Seperti terus menerus menganti warna rambut, atau meluruskan rambut ikalmu sementara saat itu rambutmu pun sudah dalam keadaan diwarnai. Atau yang paling gampang dan paling sering kita lakukan adalah mengeringkan rambut dengan cara menggosoknya keras-keras gak sabar dengan harapan rambut tersebut lekas kering. Dan ketika rambutmu akhirnya rusak dan berteriak marah (dengan menunjukan tanda-tandanya) kamu akan dengan gampangnya menyalahkan hair dresser mu dan atau menyalahkan produk-produk yang kamu gunakan.

Envy

Iri tanda tak mampu. Iri akan sesuatu yang orang lain miliki dan ingin memiliki hal yang sama. Atau semacam, rumput tetangga selalu lebih hijau. Merupakan dosa yang mungkin paling sering kita lakukan. Apasih yang tidak kita lakukan asal rambut kita terlihat oke seperti model iklan dimajalah? atau seperti bintang sinetron favorit di televisi yang rambutnya seakan-akan baru keluar dari salon setiap saat padahal dia baru bangun tidur di sinetron tersebut? Mulai dari melakukan segala proses kimiawi, ngeriting, ngelurusin, ngewarnain, mencatok rambut mu setiap hari (padahal itu bisa bikin rambut makin lama makin kering), styling ini itu dengan rambut mu, hanya agar rambutmu terlihat seperti Nikita Willy dalam Putri Yang Ditukar *dijambak pecinta SHITNETRON*

Lust

Dirimu menginginkan sesuatu milik orang lain yang bahkan TIDAK COCOK dengan dirimu. Kamu ingin bertransformasi menjadi bintang idola, ingin memiliki tekstur rambut yang sama, make-up yang sama, tubuh yang sama, mancung hidung yang sama dan lain-lain. Mungkin terlalu sering menyisir rambut mu dengan jari, agar mirip Paris Hilton. *hoeeeekkk* Jadi, daripada mendengarkan saran dari Hair dresser mu, dirimu memutuskan semuanya sendiri dan pada akhirnya mengalami kekecewan *yaiyalah.. setiap orang kan diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, masak situ mau transformasi menjadi someone else* So, dengerin deh gals, apa kata hair dresser mu.. jangan sotoy gituuu..

Gluttony

Kamu tau istilah “too much of a good thing.” Mengaplikasikan berton-ton styling gel, mousse, hair spray dan wax akan membuat rambutmu tampak aneh, mewarnai rambut hitam terlalu banyak akan membuat hitamnya tidak natural, atau mewarnai rambut mu dengan warna merah, padahal dirimu bukan bekerja di bidang kreatif, dan lain sebagainya. Sebaiknya Mintalah saran pada hair dresser mu agar penampilanmu tidak lebay dan berlebihan.

Greed

Kamu terobsesi dengan berbagai jenis perawatan rambut, tapi juga serakah dan gak mau rugi, jadi either memilih perawatan atau produk rambut yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan rambut, dirimu lebih suka mencoba sesuatu yang gratisan shampoo dari produk A, conditioner dari produk B, hair serum dari produk C, dst. Atau menggunakan conditioner sampai kepangkal rambut, karena gak mau rugi (padahal conditioner sebaiknya diaplikasikan hanya pada ujung hingga pertengahan rambut) Demikian juga segala promo dari salon mana saja yang kamu temui, walau belom tentu rambutmu membutuhkan perawatan tersebut. Padahal semua hal tersebut tidak memiliki efek yang baik terhadap rambutmu. :(

Sloth

Kamu MALAS. Malas cuci rambut secara rutin, Malas melakukan perawatan rutin seperti creambath, atau hair mask, Malas merapikan rambut saat bentuknya sudah tidak karu-karuan, Kamu tidak peduli dengan pendapat orang lain dan cuek saja pergi kemana-mana dengan rambut jelak dan memalukan, yang jelas-jelas hal tersebut akan memberi pengaruh pada kepercayaan diri. Bagimu setiap hari adalah “Bad Hair Day”, sehingga pada akhirnya kamu mengikat/mencepol rambutmu setiap hari .

Padahal rambut yang Well-maintained adalah penting buat penampilan, termasuk untuk first impression. Gak lucu kan ketemu cowo ganteng, eh rambutmu ueleknya minta ampun, yang ada cowo itu malah ilfill, atau dia akan mengingat rambut jelek mu itu sampai akhir hayatnya. Dan bagi Wanita yang katanya Rambut itu adalah mahkota, Rambut yang bagus dan menarik sekaligus merupakan mood booster, coba deh hari ini kalian mengalami bad hair day, pasti mood kalian akan ikut jelek seharian kan?

So… *nengok lagi keatas* kalau saya melakukan empat diantaranya… Sering nyisir rambut pake jari (secara jilbaban, jadi kalau ke kamar mandi sering sambil merapihkan cepol yang mana mencepol dan mengikat rambutpun sudah termasuk dosa), sering gonta ganti jenis shampoo, dan yang paling sering adalah mengeringkan rambut dengan keras sambil diucek-ucek, dipelintir-pelintir biar cepet kering… *nangis dipojokan*

Apakah kalian juga melakukan salah satu atau lebih dari ke tujuh dosa yang disebutkan diatas terhadap rambut kalian? ;)

25 comments

  1. Ceritaeka says:

    Duluuu, sekitar tiga tahun lalu gue lakukakn dosa no 1 – 6 :)) semuanya!
    Rambut gue bisa masuk neraka deh ituh hahaha

    Tapi setahun kemudian rambut gue rusak Dit, rontok, ancur banget. Bertobat deh gue :)) udh gak begitu lagi ;) hehehe

  2. nikenmakki says:

    aku kalo nyalon paling creambath or hairspa tapi itu jarang, jadi kalo di itung dosa, ya ga gede2 amat :p ..pernah penasaran sama catokan, sekali..dua kali nyoba akhirnya berenti, ndak cocok jeh sama muka ku hihii..sekian. :D

  3. nagacentil says:

    berarti aku manusia paling baik sama rambut karena selalu merawatnya dengan baik dududu. Sekali aja pernah nge-cat, tapi rambutku gak pernah ngambek
    Jangan salah lho ya, walopun berkerudung bukan berarti perawatan rambut terabaikan. Justru setelah berkerudung aku makin centil dan care sama rambutku iniiih *ciyum ciyum rambut*

  4. Iklan Lowongan Kerja says:

    Salam damai n sejahtera Fairyteeth, posting yang informative. Kl blh ksh saran, akan lebih baik jika postingnya direkomendasikan di berbagai social directory, feedburner, dsb, agar bs bermanfaat untuk pembaca yang lebih luas, salam kenal, feel good, sukses selalu.

  5. 3sna says:

    kalo no.1 cuma 1x sebulan kok :D
    no.2 bukan karena marah sih… tapi karena keburu2 mau kerja
    no. 4 terpaksa nyisir rambut pake jari bak paris hilton soalnya leher dan pundak belakang serin berkeringat… ntar rambut saya bisa gimbal :P

    sisanya untung gak pernah… hehehe…

  6. Aziz Hadi says:

    eh, cowok boleh comment kan ? hehe..

    jujur saja, saya rajin merawat rambut lho, rajin keramasan setiap pagi hari dan selesai berolahraga.

    itu saja sudah cukup untuk cowok kan ? atau ad yg perlu dilebihkan ? atau malah berlebihan hehe..

    salam kenal, aziz hadi

  7. tquila says:

    Boleh tahu dapat refrensi darimana ttng 7 dosa besar itu ??
    bukankah itu pemikirian dr santo heraneus ( Khatolic) dan tolong sebutkan reff dari islam sendiri ?
    Hati Hati nanti kk murtad lho ? btwbukankah jin islam dpt dipergunakan utk menolong sesama ? (surat Al jin )
    Confious

  8. Shella says:

    Ga d pungkiri jg sich,punya rambut panjang kdng sk nyebelin jg “ap lg klo pas lg msm pns,gerah’ny minta ampun. Dl sy smpt d gundulin,awal’ny botak 1cm,cm kebetulan suami mlh nyuruh gundulin “ya ud pas dia lg nyukur jenggot,sklian aj sy minta d kerok.

Leave a Reply

CommentLuv badge