Empowering the Next Generation: The Role of Youth in Poverty Eradication

Hari Jumat tanggal 18 Desember lalu, sebagai anak muda yang peduli dengan empowerment dan ingin jadi anak muda yang bisa berkontribusi juga kepada sesama muda saya menghadiri acara Empowering the Next Generation: The Role of Youth in Poverty Eradication di Balai Kartini. Acara ini adalah salah satu bentuk kerjasama pemerintah (Bappenas) dengan pihak swasta yang peduli dengan perekonomian dan perkembangan generasi muda Indonesia. 

Panel diskusi Empowering the Next Generation: The Role of Youth in Poverty Eradication merupakan bagian dari Action Forum for Indonesia Responsible Business “Doing Partnership to Leave Poverty Behind”, yang diselenggarakan selama dua hari 17-18 Desember 2015. Forum ini menciptakan ruang berbagi tentang bagaimana membangun aksi dan tindakan nyata, memahami urgensi dan tantangan dalam pendekatan antargenerasi, serta memastikan bahwa upaya mencapai kesejahteraan tidak hilang karena korupsi dan bencana. Continue reading →

#Time2Change with Samsung Gear S2

Hari rabu minggu lalu saya dan beberapa teman blogger datang ke Samsung Gear S2 bloggers gathering event di Empirica untuk menyaksikan Samsung Gear S2 sebelum launching resminya. Samsung Electronics Indonesia meluncurkan seri smartwatch terbaru yaitu Samsung Gear S2, dengan dua pilihan model, Gear S2 dan Gear S2 Classic. Samsung Gear S2 dihargai RP 3,999,000 tipe ini merupakan smartwatch ideal bagi mereka yang memiliki gaya hidup aktif, dinamis, dan menyukai desain minimalis sedangkan untuk tipe Classic Rp 4,499,000 cocok bagi pengguna yang menyukai desain klasik sebuah jam tangan dengan sentuhan akhir hitam elegan dengan tali kulit,

Perangkat ini merupakan hasil dari inovasi terbaru Samsung dalam kategori perangkat wearables. Samsung Gear S2 merupakan smartwatch berbentuk lingkaran pertama dari Samsung dan telah dilengkapi dengan rotating bezel, tampilan muka intuitif dan fitur-fitur terdepan untuk memberikan akses mudah bagi pengguna dalam menjalankan keseharian mereka. Continue reading →

What’s in My Pouch?

Tadinya pengen ikutan #whatsinmybag, tapi biar beda sama yang lainnya jadinya #whatsinmypouch (bikin hestek sendiri) aja deh.. :))

Kalau dilihat sekilas gak ada skincare/make up yg mahal.. Yg mahal justru obat-obatan.

1. Nasonex nasal spray,
2. Iliadin 0,05% nasal spray (dua obat semprot buat hidung dari dokter THT super awesome di RS Mayapada,
3. Cendo Asthenof (tetes mata dari dr. Sp. Mata),
4. Interdental Brush yg kecil warna biru (karena sekarang pake #hestekgigi maka harus nyiapin ini kali2 ada sisa makanan yang nyempil di kawat/gigi,
Continue reading →

Lady Gaga and American Horror Story: Hotel

Ketika diumumkan kalau American Horror Story (AHS) season 5 akan menampilkan Lady Gaga, I’m totally freak out! Mother Monster at AHS!?!? What an awesome colaboration. Bagi pembaca lama blog ini mungkin tau kalau saya ngefans berat sama Lady Gaga, jadi pasti bisa ngebayangin gimana shock, sekaligus excited nya nunggu kapan premier American Horror Story selanjutnya, padahal saat itu baru saja selesai penayangan AHS: Freak Show.

Oh iya, AHS musim ke-5 ini bertajuk American Horror Story: HOTEL. Menurut pembuatnya Ryan Murphy, Hotel akan jauh lebih ‘gelap’ dibanding AHS musim-musim sebelumnya. Trivia: Hotel kembali berlokasi di Los Angeles, sebagaimana 2 musim pertama (Murder House dan Asylum). Hotel juga merupakan AHS yang menelan biaya pembangunan seting paling mahal diantara ke-4 pendahulunya. 

Anyway all AHS series begin at October.. Well you know why, rite? :lol: Nah, menjelang tayang perdananya, di tv udah mulai tuh terlihat berkeliaran teasernya. Berikut contohnya: Continue reading →

Julie’s and Coffee, match made in Heaven

Pagi saya terbuat dari secangkir kopi panas. Tapi kopi saja tanpa pengganjal perut lainnya tentu berasa kurang. Jadi biasanya saya meminum seduhan kopi panasku dengan roti, biskuit, pisang, cookies, waffer atau apa saja yang kebetulan tersedia di meja makan rumahku. Pencarian pasangan yang tepat untuk kopi pagiku tentu masih terus berlangsung. Karena saya bukan tipe yang terbiasa makan “berat” dipagi hari, maka mencari pendamping tepat yang kenyangnya pas dan gak bikin eneg agak susah-susah gampang.

Hingga…

Selasa beberapa minggu yang lalu, saya diundang “Media & Blogger Gathering: A Day with Julie’s” di Teater Djakarta, Thamrin, Jakarta Pusat. Pas dapet undangannya , saya bingung. “apa sih Julie’s ini?” Begitu sampai langsung di sambut sama mba-mba cantik dan ramah berpakaian ala bidadari sambil menyuguhkan sesuatu makanan yang bentuk nya gak kalah cantik sama pramusajinya.

Pas nyicipin sih saya gak punya ekspektasi apapun dengan produk yang memiliki logo anak perempuan berkuncir dua ini, apalagi saya sebenernya gak tau yang saya makan itu apa. Dari luar sih seperti biscuit yang di garnish dengan pisang, krim dan choco chips.

Continue reading →

I Spit on Your Grave: Vengeance is Mine #Teaser

“Some crimes cannot be forgotten or forgiven, Vengeance is Mine!”

Demi menghayati bulan Oktober, mari kita galakan menonton film2 bergenre thriller/horror erotis.. Jadi sepanjang bulan ini, sekalian supaya blog ini ada isinya (udah lama banget gak posting kayaknya ya), saya akan berusaha memberikan review/teaser beberapa film thriller/horror (terutama yang erotis) yang kebetulan tayang di tahun 2015 ini, which is bukan film lama yaaa..

Anyway, tahun 2015 ini sepertinya adalah tahun film-film bertemakan thriller mainstream. Me likey!! Soalnya lagi bener-bener gak punya waktu untuk ngulik atau nyari info mengenai film-film thriller/horror yanggak mainstream (film festival maksudnya).

Walau ini baru postingan pertama, tapi so far selama 10 hari pertama di bulan Oktober ini, saya sudah meluangkan waktu untuk menonton 4 film. Well I think, October will gonna be a scary in a good way month for me. Continue reading →

#19thBersama XL adalah Cinta Pertamaku

Pertama kali menggunakan handphone, ketika itu saya masih duduk di bangku sekolah, kelas 1 SMA (kalau sekarang kelas berapa tuh?) di tahun 1999. Dengan telepon genggam (tidak terlalu) sejuta umat Nokia 3210, saya nyaris punya semua SIM Card dari provider-provider yang ada kala itu.

Kenapa?

Karena saat itu kita hanya bisa kirim SMS sesama provider saja, dan karena (masih sama sampai sekarang) semua provider itu pada perang harga, sehingga saya mengutamakan untuk memakai SIM Card yang paling murah, baik untuk SMS maupun untuk nelpon.

Bagi saya yang hanya berstatus murid SMA, masih inget betul gimana saya dulu ngetik sms tanpa huruf vocal demi iritnya mengirim sms (jaman dulu belum bisa berhalaman-halaman seperti sekarang cuy), juga masih ingat gimana rasanya mengganti-ganti SIM Card cuma bisa demi “ngobrol” sama geng sekolah dulu, yang cilakanya gak ada yang bertahan hanya pake satu jenis provider saja. Huft.

 Hingga akhirnya saya naksir/ditaksir kakak kelas yang saat itu memakai provider Pro-XL.

Sejak saat itu saya memilih untuk menggunakan dan setia sama XL (Pro-XL ganti nama jadi XL di tahun 2004) sampai sekarang. XL udah setia menemaniku berganti-ganti pacar #lhah #salahfokus. Jaman sekolah dulu pacaran lewat SMS udah mewah banget loh.. Kan Era pager/pajer mulai berganti tuh. Yang awalnya kalau mau ngobrol sama temen harus nelpon ke rumahnya, sekarang bisa nelpon (3 detikan) ke handphonenya. Kalau sama pacar mah gak 3 detikan lah ya dan gak mungkin juga nelpon ke rumahnya.. :lol:

Trus pacar jaman SMA dulu kemana Dit? Entahlah, sudah sama dunia masing-masing sih yang jelas.. Dan gak keep contact sampe sekarang.

Continue reading →

Latih Sarafmu, Kurangi Risiko Neuropati

Tau gak kalau dokter gigi adalah satu profesi yang para pekerjanya berisiko terkena neuropati? Dalam suatu kesempatan, ketika sedang berbincang dengan seorang dokter gigi senior, beliau menasehati kami para dokter gigi muda agar sering berolah raga. Entah yoga, aerobik, yang penting gerak badan ya (bukan olah raga ekstrim loh). Selain itu beliau juga berkata agar sering melemaskan pergelangan tangan, karena beliau sendiri ternyata menderita CTS.

Badannya di jaga ya. Terutama tangan, karena gimanapun tangan itu aset bagi praktisi kedokteran gigi (dokter gigi). ~ Begitu pesan seorang dokter gigi senior itu.

Eh apa itu Neuropati? Penyakit jenis apapula CTS itu?

Jadi, hari Kamis minggu lalu (28 Mei 2015), Neurobion mengadakan “Media Workshop” di Singosari Room Hotel Borobudur. Sebagai dokter gigi tentunya saya sih sering mendengat dua istilah tersebut, namun belum tentu buat kalian yang awam. Di Media Workshop tersebut tentunya dijelaskan apa itu Neuropati dan bagaimana cara menghindarinya. Saya selalu seneng dateng ke acara yang pembicaranya ada dokternya. Anggep nambah2in ilmu lah, soalnya ilmu kedokteran lintas bidang masih bersinggungan. Saya sendiri terus terang pernah beberapa kali meresepkan Neurobion bagi pasien saya di klinik.

Continue reading →