NO BORDER, Photo Exhibition & Film Screening

Medecins Sans Frontier (MSF) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Doctors Without Borders/DokterLintas Batas, sejak tanggal 8 Desember hingga 18 Desember 2016 besok ini, mengadakan pameran foto dan pemutaran film untuk memperkenalkan isu kemanusiaan dan kesehatan global, serta peran MSF dalam memberikan pelayanan medis di berbagai negara di dunia.

Tema yang di tampilkan oleh MSF dalam pameran tahun ini adalah “No Borders”, untuk mengangkat semangat kemanusiaan yang tidak memandang ras, agama, maupun politik. Pameran ini juga sekaligus menyuarakan betapa pentingnya melindungi keselamatan para pekerja kemanusiaan dan rumah sakit di tengah-tengah konflik.

Continue reading →

Belajar Harga Jujur dari Sale Stock

Sebagai seseorang yang memiliki latar belakang pernah bersekolah fashion selama satu tahun, berkunjung ke salah satu kantor Sale Stock di Cikokol Tangerang sana tentunya sangat mendebarkan. Karena banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang tersimpan di kepala saya. Sederhana, “Gimana mereka bisa menjual baju-baju dengan kualitas bagus tapi harganya murah?”, atau “Kenapa Sale Stock bisa memberikan gratis ongkir (ongkos kirim) hingga ke seluruh Indonesia?”, sampai ke “Siapakah Soraya?”

Kok bisa Dit, main ke kantornya Sale Stock? Kebetulan waktu itu dapet info kalau Indonesia Lifestyle Digital Influencers (ILDI) ngadain second gathering #ILDIgathSaleStock yang adalah ke kantornya Sale Stock, pastinya aku langsung daftar dengan antusias.

Sebelumnya udah pernah denger tentang Sale Stock gak Dit? Denger mah pasti pernah atuh, apalagi sebagai salah satu brand lokal olshop (online shop) Indonesia yang terkenal jualan dengan harga jujurnya, siapa sih yang gak tau Sale Stock. Tapi tau berbeda dengan kenal kan yaa.. Nah acara gathering ini bikin makin pengen kenal lebih dekat.

Mba Nuniek founder ILDI terkenal dengan misi #SuperAffordableStyle yang dirasa sangat sesuai dengan visi misi Sale Stock, dan membuat Sale Stock kepincut dan karena itulah kami member ILDI dapat kesempatan untuk mengunjungi kantor sekaligus workshop Sale Stock yang di terletak di Cikokol. Continue reading →

Local Heroes Goes International

Dalam rangka memperingati ulang tahun JNE yang ke-26 dan bertemakan “Menginspirasi Negeri”, JNE ingin menginspirasi negri dan membuat para pengusaha UKM menjadi Local Heroes yang Go Internasional. Nah, sesuai dengan tema JNE yang baru, sesi yang paling saya tunggu, dan menjadi alasan saya datang ke JNE Media & Blogger Gathering 2016 tanggal 22 November lalu adalah sesi berbagi inspirasi dari Mas Jaya Setiabudi pakar UKM sekaligus pemilik YukBisnis.com dan mba Ria Sarwono founder dari Cotton Ink.

Pemilik akun @JayaYEA mengajak anak muda untuk membangun brand-nya sendiri dengan strategi Rename-Repackaging-Repotioning. Sekilas info, yukbisnis.com adalah layanan toko online instan, bedanya sekaligus memberi peluang bisnis terintegrasi kepada para UKM dan banyak sekali workshop. Apasih branding itu?

Branding : suatu aktivitas untuk membuat pelanggan loyal dan menaikkan value di mata konsumen.

RENAMING

Untuk mempermudah Branding produk yang akan kita pasarkan. Buat nama yang mudah diingat, disebut, dan menjual serta logo yang menarik dan eye catching. Indonesia kelamaan jadi bangsa tukang jahit, bukan jadi pemilik merk. “Jangan bangga kalau hanya ‘Made in Indonesia’ banggalah kalau mereknya merek Indonesia” sebut  . Continue reading →

Rahasia Sukses Yasa Singgih Pendiri Men’s Republic

Kenapa Yasa Singgih terjun ke dunia fashion padahal tidak memiliki latar belakang dunia bisnis terlebih di bidang fashion?

Ternyata alasan ekonomi adalah salah satu penyebab Yasa Singgih terjun ke dunia usaha. Awalnya, saat Yasa mau masuk SMA dan kakaknya mau masuk kuliah tentunya butuh banyak uang, eh disaat yang sama keluarganya mengalami kesulitan ekonomi karena bapaknya mengalami serangan jantung tapi tidak punya uang untuk operasi. “Saya masuk ke dunia fashion nggak sengaja, saya nggak ngerti fashion, orang tua saya dua-duanya karyawan biasa,” ujar Yasa, di acara d’Preneur yang digelar detik finance.

Di saat sulit seperti itu, Yasa yang pusing berfikir gimana caranya untuk mencari uang biaya sekolah, mendapatkan saran dari temannya untuk menjadi reseller barang dari Pasar Tanah Abang. Yasa yang pada saat itu bahkan belum memiliki KTP awalnya gak tahu dimana itu tanah abang padahal setiap hari itu naik angkot 09 Kebayoran Lama-Tanah Abang, akhirnya jadi berani blusukan di Tanah Abang, nyari toko yang mau minjemin baju nya buat dijual lagi.

Continue reading →

Move On dengan Berbisnis Fashion bersama Luna Maya

Hari Selasa 25 Oktober 2016 lalu, detikFinance kembali menggelar acara d’Preneur, acara dengan hashtag #dpreneurFashion tersebut menghadirkan dua pengusaha mode, Luna Maya pemilik Luna Habit dan Yasa Singgih selaku pendiri Men’s Republic.

Selain sebagai seorang aktris, saat ini Luna juga merupakan pelaku fashionpreneur yang sukses. Luna fokus ke busana ready to wear, dan penjualan produknya dilakukan melalui toko online. Sedangkan Yasa adalah pengusaha mode yang sudah merintis bisnis sejak remaja. Jatuh bangun di dunia usaha sudah banyak ia rasakan. Berawal dari jual kaos secara online, kini Yasa sudah punya merek sendiri yang menjual berbagai produk seperti celana dalam, jaket hingga sandal.

Karena ingin kecipratan ilmu sukses mereka, maka saya datang menghadiri acara tersebut. Ppsstt.. Postingan ini akan terbagi 2 untuk mengantisipasi panjangnya tulisan. bagian pertama akan membahas tips-trik dari Luna Maya, dan postingan berikutnya cerita dari Yasa. Selain itu, karena materi yang mereka sampaikan bisa dibilang sedikit bertolak belakang, jadi alangkah baiknya kalau saya pisah saja agar lebih nyaman dibaca. Continue reading →

Mentoring Bootcamp #1000StartupDigital Day 1

Hai, ketemu lagi kita di rangkaian acara Gerakan 1000 Startup Digital yang panjang dan berliku ini. Setelah sebelumnya tim saya Roo! mendapatkan peringkat 2 di acara Hacksprint pada bulan Oktober lalu, tanggal 11-13 November ini, Roo! kembali masuk ke tahapan selanjutnya, yaitu Bootcamp. Di tahap ini, hanya tersisa 17 kelompok dari 56 kelompok yang ada di tahapan Hacksprint, super sekali ya jumlah tim yang tereliminasi. Nah, di Bootcamp ini kami diberi materi yang padat sekali, dan juga sesi mentoring yang bertubi-tubi selama 3 hari.

Hari pertama, temanya adalah Product dan Business Model. Sebelum masuk ke sesi mentoring, 2 Mentor memberikan materi yang terkait dengan tema harian, mentor pertama adalah Alamanda Shantika (Chief Activist, FemaleDev) membawakan materi Start Up Playbook,  dan Bang Jay Andreas Senjaya (CEO iGrow) dengan materi Lean Usability Testing.

Postingan kali ini belum akan membahas materi yang diberikan oleh kedua mentor diatas, melainkan akan menceritakan bekal apa yang saya bawa pulang setelah sesi mentoring dengan 3 orang mentor (yang sudah dipilihkan oleh panita sesuai dengan kebutuhan startup kami). Roo! mendapatkan sesi mentoring dari mas Rama Mamuaya (CEO Daily Social), Bang Jay Andreas Senjaya (CEO iGrow), Indrasto Budisantoso (CEO Jojonomic).

Berikut rangkuman dari sesi mentoring hari pertama: Continue reading →