Beberapa waktu yang lalu, ibu saya mengalami kejadian patah gigi palsu nya. Beliau sangat panik, yang mengakibatkan sayapun ikut panik. Kenapa panik? Oke kalau hal tersebut terjadi di hari kerja, kami berdua tidak akan panik karena dokter gigi praktek di hari kerja, kami panik, karena pada weekend terutama minggu sangat jarang sekali ditemui dokter gigi yang praktek.
Mungkin cerita pengalaman ibu saya itu sangat sederhana dan gak penting. Karena dokter gigi memang jarang membuka praktek nya di hari libur, dikarenakan tindakan di kedokteran gigi agak jarang yang darurat, dan toh kalau sakit gigi, orang masih bisa sembarang minum obat penghilang rasa sakit yang ada di rumahnya saja dulu, baru ke dokter gigi di hari Seninnya. Tapi lain cerita bila misalnya ibu saya mengalami kedaruratan medis lain yang tidak berhubungan dengan gigi. Seperti terkena serangan Jantung, pingsan, atau apapun.
Memang banyak Praktek dokter umum yang buka di hari libur, ataupun 24 jam, tapi itu semua biasanya ada di kota besar. Kebayang gak kalau masyarakat yang tinggal bukan di kota besar mengalami suatu kedaruratan medis. Mereka terpaksa nunggu hingga besoknya dan itupun harus menempuh jarak yang begitu jauh, dan tak jarang harus menyebrang ke kota sebelah, iya kalau penyakit mereka gak parah, kalau parah mungkin mereka akan segera menemui ajalnya bila tidak langsung ditangani.


































